Kepala SD Muhammadiyah I Jakarta: Khotmul Quran Jadi Momen Wisuda Hafalan Qur’ an Juz 30*
Jakarta – Kepala SD Muhammadiyah I Jakarta, Ibu Nining Sukamah, S.Pd., Gr, menjelaskan bahwa kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Tartil Tahfiz Juz 30 merupakan rangkaian acara untuk anak-anak setelah menuntaskan jilid Ummi.
“Imtihan ini seperti wisuda anak-anak yang telah melaksanakan hafalan juz 30,” ujar Nining usai acara di Auditorium Pusat Dakwah PWM Kramat Raya, Sabtu (18/4/2026).
Ia berharap kegiatan ini membuat siswa semakin gemar menghafal Alquran. “Mudah-mudahan menjadi anak-anak yang cerdas, memiliki dasar ilmu agama dan ibadah yang baik, terutama berakhlak seperti Rasulullah SAW,” katanya.

Kerja sama dengan Ummi Foundation sudah memasuki angkatan kedua. Meski kolaborasi resmi baru berjalan dua tahun, penggunaan metode Ummi di sekolah sudah berlangsung lima tahun.
Menurut Nining, semua metode baca Alquran pada dasarnya sama. Kelebihan metode Ummi ada pada silabusnya yang jelas: target hafalan dan kurikulum yang terukur. “Hasilnya anak-anak tartil membaca Alquran, paham hukum tajwid, sampai mampu menghafal juz 30,” jelasnya.
Ke depan, pihak sekolah menargetkan hafalan siswa tidak hanya berhenti di juz 30, tetapi bisa bertambah beberapa juz. Setelah tartil dan tahfiz, anak-anak diharapkan mampu menerjemahkan ayat-ayat Alquran. “Sehingga secara bertahap mereka bisa mengartikan ayat-ayat dalam Alquran,” tutup Nining. ( M. Harun).