Connect with us


Teknologi

Sukses Story: Rekam Perjalanan PT Rofis Jaya Perkasa Mengelola Electro Watertreatment

Sukses Story: Perjalanan PT Rofis Jaya Perkasa Dibawah Kepemimpinan Tubagus Fadhli Robby ST, MT Mengelola Electro Watertreatment

Jakarta, Melayutoday.com, – Melukis sejarah sukses story dalam kehidupan tidak mudah. Namun bagi yang memiliki rekam jejak sebagai seorang enterpreneurship dan pebisnis tentu hal ini akan menjadi tinta emas yang ditorehkan untuk menanti kesuksesan selanjutnya. Tubagus Fadhli Robby ST., MT sebagai salah satu contoh, dia sosok muda yang konsisten dengan bidang dan keahliannya yaitu water treatment dan kepeduliannya ala soal kebersihan lingkungan.

Bagaimanakah sukses story Perusahaan dibawah kepemimpinan Bang Tubagus? Dia bisa dan ahli dalam membuat pengolahan air bersih dari air limbah dengan metode mudah serta mempermudah operasional dan maintenance serta berdampak benefit yaitu sludge lebih sedikit, efek kadar garam ikut turun, tidak ada gas buang carbon dan lain- lainnya.

Dia bercerita, pada dasarnya kita terjun di bisnis pengolahan air bersih ini sudah sejak dari tahun 2010-an. Pada awalnya kita melakukan metode penelitian seperti pada umumnya, Setelah sekian tahun, dan pada tahun 2012-an kita mulai melakukan metode electric, awalnya justru melihat electro coagulant yang sudah ada dari luar negeri, dan kami melakukan metode tersebut kemudian ternyata ada manfaat penurunan tersebut, lalu turun sludge, hanya saja listriknya sangat tinggi.

“Namun hal ini baru bisa tampak sukses dan lebih efisien terjadi pada tahun 2016, kami ukur electro coagulant diluar kami itu 35 x lipat lebih tinggi listriknya dibandingkan yang sudah kami lakukan inovasi pada electro coagulant yang di padukan pada clarifier dan DAF. Oleh karena itu kami mulai tahun 2017 membuat metode electro untuk pengolahan limbah cair di berbagai tempat.
Electro yang kami buat lebih efisien dibandingkan electro coagulant pada umumnya, secara listrik maupun secara konsumable,” tutur Presiden Direktur PT Rofis Jaya Perkasa ini pada Melayutoday.com.

Pada tahun 2019 akhirnya kita membuat berbagai electro, dari electro adjust pH, electro coagulant, electro anti scalant, electro anti fouling, electro biocide, electro desinfectan, bioelectric, dan electro corrosion control.

“Akhirnya kita temukan alat electro watertreatment yang ini sekarang sudah terpasang dari Sabang sampai Merauke diberbagai industri, food and beverage industry, perkebunan sawit, industri farmacy, domestic, militer, kampus, industri textile, industri kimia, industri pakan ternak, dan lain sebagainya,” urainya.

Dari berbagai tempat ini kita menyimpulkan, karena ada yang sempat dikomparasi dengan kimia secara berbarengan di running bareng dengan air baku yang sama, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Electro yang sudah di inovasi ini yang kita sebut e wtp, lebih efisien secara operasional dan maintenance minimal 30 % dibandingkan metode kimia, dengan cara membandingkan konsumable dan kebutuhan listrik secara total operasionalnya.
2. Electro jumlah sludge lebih sedikit dibandingkan kimia, biasanya minimal 40% lebih sedikit, dibeberapa tempat justru filter press yang awal nya jalan setiap hari selama sebulan, menjadi filterpress jalan cuma 7 hari dalam satu bulannya, padahal kapasitas debit limbah cair nya naik 2 kali lipatnya.
3. Reduksi electro selalu lebih baik dibandingkan kimia, misalnya klo kimia bisa reduksi COD dan TSS dalam tahap nya itu bisa 40% maka electro bisa 60% reduksi COD dan TSS nya, begitupun bila kimia bisa reduksi COD dan TSS nya 60% maka metode electro e wtp kami bisa 80% reduksi nya. ini data fakta di berbagai industri yang dirunningkan bersama.
4. Kimia pada saat menurunkan kekeruhan dan penurunan TSS serta COD, biasanya ber efek TDS (Total Dissolved Solid) atau Conductivity atau kadar garam naik, sedangkan metode electro e wtp kami justru mereduksi COD, TSS, dan kekeruhan, namun punya benefit penurunan kadar garam atau Conductivity atau TDS ( Total Dissolved Solid).
5. Setiap bahan kimia mempunyai nilai emisi carbon, sedangkan metode electro gas buang nya hanya oksigen dan hidrogen dan zero emisi carbon. Jadi ini bisa bantu lingkungan untuk bebas emisi carbon yang zero.

“Kami juga ada inovasi baru selain material besi, stainless steel, fiber dan HDPE. juga ada material reinforced polyester dicoating pvc yang flexible. Dikabarkan dari inovasi baru ini bisa untuk membuat wadah minyak, bisa tanki air, bisa buat clarifier yang flexible dan lainnya. Jadi bisa buat clarifier yang flexible, jadi bisa efisien dalam pengiriman, dan sudah bisa di test commisioning sebelum dikirim, sehingga bila di luar pulau, atau daerah terpencil, bisa kompetitif harganya. Clarifier ini bisa untuk isi sistem electro, bisa juga untuk sistem kimia, bisa juga untuk sistem biologi, seperti clarifier untuk sistem An Aerobic ataupun clarifier untuk sistem Aerobic.”

“Clarifier flexible ini sudah termasuk tubesetler yang flexible yang bisa di lipat sehingga mudah dikirim dan dibuka lagi. Nanti diberikan support yang sesuai sehingga clarifier bisa kokoh berdiri,” jelasnya.

Sementara itu Komisaris PT Rofis Jaya Perkasa, Ikang Fawzi mengapresiasi danya talkshow pada podcast hari ini karena masyarakat akan bisa lebih banyak yang mengenal produk dari PT Rofis Jaya Perkasa.

” Kita bersyukur PT. ROFIS JAYA PERKASA saat ini sudah masuk di bisnis electro water treatment, karena bisnis teknologi ini erat kaitannya dengan seni dan ilmu pengetahuan, jadi ada kesamaan antara bidang seninya, dan bidang electro ini bisa dibilang preman nya water treatment yang positif,” kata musisi senior ini.

“Bisnis air ini sangat penting karena ini adalah bisnis menjaga lingkungan dan membantu masyarakat industri dalam menyelesaikan masalah air limbah menjadi bisa reuse dengan biaya yang cukup efisien,” pungkasnya.(M. Harun).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Teknologi