Jakarta, Melayutoday.com, -Bisnis kuliner saat ini lagi trend di mana- mana tak terkecuali di wilayah Jakarta. Salah satunya Warlok Kalibata yang saat ini baru di Soft Opening pada Rabu ( 28/1/2026) dengan lokasi di Jalan Warung Jati, Kalibata Jakarta Selatan.
Dengan tagline: “Tongkrongan Andalannya Warga” Warlok memiliki konsep modern dan nyaman yang buka selama 24 Jam. Outlite Warlok ini adalah yang keempat, dan terus berkembang di Jakarta dan di sekitar Jabodetabek.
Menurut Rudi Aly, Manajer Warlok Cabang Kalibata, hingga saat ini, manajemen telah mengoperasikan empat outlet yang tersebar di beberapa wilayah strategis di Jakarta yakni Warlok Bukit Duri Tebet, Warlok Kalibata (Jakarta Selatan), Warlok Rawamangun (Jakarta Timur), serta Warlok Kebon Jeruk Kelapa Dua (Jakarta Barat).
Ali yang kerap dipanggil mewakili manajemen, mengatakan setiap outlet memiliki karakter dan segmen pasar yang berbeda meskipun mengusung konsep dan interior yang sama.
Ia menuturkan bahwa Market di masing-masing wilayah cukup unik dan punya kekuatan sendiri-sendiri. Misalnya: Outlet Rawamangun, Jakarta Timur, menjadi salah satu yang terkuat karena lokasinya yang strategis dan dikelilingi ada sekolah serta kampus.
“Sementara itu, Warlok Bukit Duri Tebet dan Kalibata di Jakarta Selatan juga menunjukkan performa positif karena berada di kawasan kampus dan perkantoran dengan trafik pengunjung yang terus meningkat, tuturnya .
Khusus outlet Kalibata, tambah dia, manajemen menghadirkan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan tiga outlet lainnya. Yaitu: di lantai pertama tersedia dua ruangan indoor AC, masing-masing untuk smoking dan non-smoking.

Sementara di lantai dua terdapat VIP room yang dilengkapi toilet, mushola, karaoke room, dan meeting room.
“Fasilitas inilah yang membedakan Kalibata dengan outlet- outlite lainnya,”tutur Ali.
Dari sisi varian menu yang disajikan, Ali membeberkan, Warlok merupakan Warkop modern menawarkan sejumlah hidangan andalan seperti Mie Bangladesh spesial dengan bumbu racikan sendiri, Nasi Goreng Gila dengan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan, Nasi Ayam Sambal Matah, Nasi Ayam Bali, serta camilan dimsum mix and match berisi enam potong dengan varian saus mentai, keju mozzarella, dan original.
“Meski menawarkan fasilitas lengkap, harga yang ditetapkan tetap berada di kelas menengah ke bawah dan dinilai sangat bersahabat. Seluruh outlet Warlok juga menyediakan free Wi-Fi, area yang luas, Warlok Kalibata akan operasional 24 jam dimulai pada hari Senin,” imbuhnya.
Saat ini, jam operasional outlet Kalibata masih bersifat bertahap, yakni hingga pukul 24.00 WIB pada hari Jumat dan hingga pukul 04.00 WIB pada akhir pekan.
Manajemen menargetkan operasional penuh 24 jam dalam waktu dekat. Sebagai hiburan tambahan, outlet Kalibata juga menghadirkan mesin capit (claw machine) dengan berbagai hadiah menarik. Pengunjung dapat membeli koin seharga Rp. 5.000, dengan promo Rp15.000 untuk empat koin.

” Target selama satu tahun kedepan Warlok bisa mencapai 10 outlet, dalam waktu dekat kami akan membuka outlet baru di daerah Bekasi dan sekitarnya, ” tuturnya.
Dari hasil evaluasi sementara, sekitar 50 persen pengunjung Warlok di Jakarta ini merupakan warga sekitar, sementara sisanya berasal dari area lain seperti Tebet dan Rawamangun.
“Mayoritas pengunjung berasal dari kalangan anak muda alias Gen- Z dan Milenial meskipun tetap terbuka untuk keluarga dan semua usia, ” sambungnya.
Dengan antusiasme pengunjung sejak Soft Opening yang sudah dua hari hingga hari Jumat ( 30/1/2026) ini manajemen optimistis outlet Kalibata dapat mencapai performa optimal dalam waktu tiga bulan ke depan.
“Kami ingin menghadirkan warkop modern yang nyaman, terjangkau, dan benar-benar menjadi tempat nongkrong bagi warga lokal,” pungkas Rudy Ali kepada sejumlah awak media. ( M. Harun).