Publik Relation dan Human Relation
Oleh Masud HMN *)
Pembelajar komunikasi tentu akan berhubungan dengan ilmu public Relation dan Human relation. Begitu juga dalam mengelola Partai politik (parpol) dua esensi ilmu public dan human relation. Kaitan keduanya saat ini semakin elok maka makin sukseslah mananjemen
parpol.
Secara profesional mayor analisis semakin dipercaya element profesional antara esensi human dan esensi publik kian baik.Sehingga
kata publik dan human perlu didalami maknanya.Termasuk dalam menata kelola parpol. Pola mantap ideology dan fleksibelitas dalam
praktek menjadi manunggal. Satu kesatuan yang utuh. Harus dijadikan pegangan. Begitulah dalam berpartai politik Yang demi kian penting dalam partai politik.Sebab ada pertanyannya mengapa satu partai bertambah maju, dan lain partai dulu maju sekarang kok mundur ?Dimana salahnya? pengelolaannya atau personilnya?
Ambillah misal satu partai kita targetkan masuk ke Senayan dengan bobot suara 4 persen sebagai syarat mutlak,Susah mencapainya malah jauh dari harapan.Namun ada partai yang tetap bertahan. Analisa sementara kita adalah kegagalan dalam human relation dan public relation itu. Partai poliik harus sukses mengelola unsur utama tsb.
Oleh karenanya kita perbaiki. Dengan meminjam Susei Hwang harus
memperdalam sudy analisys skill dalam menjajagi dan tujuan.Hal yang sama dengan kritik Anesh Ramen dalam argument intelligent mark kerja kedepan (New York Times, February 14, 2024). Pada surat kabar New York Times edisi 14 Februari 2024 menulis hal itu. Dengan tekanan pada argument konsep mark intelijens ( tingkat kecerdasan) dalam tata laksana kerja.Artinya ada ketrampilan yang kurang. Hingga keberhasian kerja menjadi kurang pula.
Dalam menyoroti kerja partai politik kita dapat menunjukan dua konsep komunikasi, Pertama, human komunikasi .Menyangkut hubungan dengan anggota partai atau non anggota Harus terlaksana dengan baik dan santun. Hubungan yang manusiawi (human). Kedua, public relation hubungan dengan banyak orang ( public).Hendaknya partai punya symbol yang bagus hingga orang lain tertarik. Seperti papan nama board yang memadai Dengan demikian partai yang human relation
dan public relation yang andalah unggul untuk maju atau bertahan. Dengan demikian partai bisa maju ke masa depan. Jualan dengan
konsep memuaskan rakyat. Implemtasi pelaksanaan Partai dengan santun dan lembut pada anggota atau bukan anggota itulah partai yang laku. Partai bukan ideology belaka saja namun juga komunikasi pergaulan. Partai mantap dalam ideology tapi fleksible dalam komunikasi.
Masud HMN adalah Doktor Dosen Universitas
Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA)
Jakarta