Connect with us


Nasional

Prof. Hamdan Zoelva Ingatkan Aksi Unjuk Rasa Harus Beradab dan Jangan Merusak Fasilitas Umum

Jakarta, Melayutoday.com, – Pada momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sayap Organisasi Syarikat Islam ( SI) Perisai Syarikat Islam (SI)  menggelar Pembacaan Tahlil dan Sholawat di halaman kantor Pusat Syarikat Islam ( SI), Jl. Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025) malam.

Presiden Lajnah Tanfidziah Syarikat Islam ( SI), Prof. Hamdan Zoelva mengajak masyarakat meneladani sikap dan akhlak Rasullullah SAW dibdalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Hamdan Zoelva mengingatkan kita dalam kondisi pasca kejadian aksi unjuk rasa dan Demonstrasi pada 25 hingga 31 Agustus 2025 yang berujung duka. Demo yang biasa berlangsung damai tapi tiba- tiba ada yang meninggal, benar-benar kita sedang berduka dan kita turut berduka atas terjadinya korban yang meninggal. Kita juga turut prihatin ada Aset Investasi bangsa gedung-gedung dibakar.

“Dalam sejarah kelihatannya bangsa kita ini tampak adem ayem tapi kalau sudah bergolak beda dengan negara lain, gerakan Rakyat sangat kuat termasuk apa yang terjadi pada tahun 1965 dan tahun 1998. Namun jika terjadi pengrusakan dimana2 maka pembangunan kita akan terhenti sekaligus berhenti,” jelas Mantan Ketua MK ini dalam sambutannya.

Dia memberikan contoh, Pasca kasus aksi demo pada tahun 1998 yang melahirkan reformasi itu kita bisa membangun infrastruktur yang rusak akibat Demonstrasi itu membutuhkan waktu kembali lima tahun kemudian secara pelan2buntuk pulih kembali.

“Demonstrasi dan unjuk rasa itu tidak ada larangan silahkan diperbolehkan tapi harus dengan tertib dan rapi, Sebab kalau kita Demonstrasi dengan rapi itu berarti bangsa Indonesia benar-benar bangsa yang beradab. Unjuk rasa satu juta orang tapi tidak ada kerusakan dan kerusuhan, habis demo jalan-jalan bersih tidak ada apa2 itu sangat beradab dan orang lain akan menghormati Indonesia. Akan tetapi sekali kita Demonstrasi dengan bakar2an dan menjarah itu bayangannya negeri kita jauh lebih jelek dari negara Afrika dan Zimbawe,” imbuhnya.

Padahal kita ini bangsa hebat, kita bangsa besar, bangsa yang seharusnya lebih maju dan unggul dari pada bangsa- bangsa lain karena itu kita harus jaga.

“Saya juga dulu tukang Demonstrasi tapi tolong mari kita jaga kita sendiri, jaga teman dekat kita untuk tidak ikut2an dalam tindakan yang merusak karena itu tidak baik, itu bukan akhlak Islam, itu jauh dari akhlak Islam. Kita ikut Aksi unjuk rasa tidak apa2 tapi jangan merusak karena yang rugi kita sendiri, yang rugi rakyat sendiri,” tandasnya mengingatkan.

Hamdan Zoelva juga mengakui bahwa Memang kondisi saat ini masyarakat bawah kita mengalami kesulitan hidup Untuk mendapatkan 50 ribu atau 100 ribu saja itu susah sekali, dan kadang2 makanpun susah, tapi ada sebagian masyarakat dikalangan atas yakni orang2 kaya yang menunjukkan kekayaannya secara terus menerus.

” Dan fatalnya lagi banyak pejabat dan anggota DPR kita yang bersama2 orang kaya tersebut membawa diri seperti orang kaya. Ini perilaku yang tidak elok, seolah2 bila dilihat begitu tinggi anggota DPR itu padahal Wakil rakyat katanya. Jadi saatnya kita introspeksi diri bagi siapapun para pejabat atau siapapun yang diatas untuk menunjukkan sikap kesederhanaan seperti layaknya rakyat biasa. Itu pasti harmoni di tengah masyarakat walaupun kita banyak duit tapi dengan mempertontonkan perilaku bermewah2an itu adalah sangat tidak baik dan membuat hati rakyat yang dibawah ( pendapatannya sangat kecil) itu, yang susah mencari makan itu tersakiti,” tegasnya. ( Harun).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Nasional