Partai Gerakan Rakyat Kota Kendari Siap Menangkan Anies Baswedan di 2029
Jakarta Melayutoday.com, – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Artayuda, Jakarta, pada 17-18 Januari 2026 telah berakhir sukses dengan menghasilkan rekomendasi yang cukup menggembirakan yaitu GR resmi menjadi Partai Politik serta siap bertanding di pemilu 2029 mendatang.
Hal ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi secara nasional. Namun konsolidasi nasional akan kokoh berhasil jika di setiap daerah berhasil merapatkan barisan dengan kontituen yang solid dan terus bersemi dihati Rakyat.
Gerakan Rakyat yang sudah tumbuh menjadi partai politik ini diprediksi akan terus berkembang dan membesar di seantero Nusantara. Terbukti dengan membludaknya peserta Rakernas yang hadir di hotel Aryaduta.
Serba serbi Rakernas menyisakan banyak cerita menarik bagi peserta dari pengurus dan anggota daerah. Seperti diberitakan oleh Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Kendari, Sultra, Andi Ahmad yang menurutnya menjadi memori tersendiri sebelum GR bertransformasi menjadi partai politik.
Menurutnya, sebelum Rakernas, rangkaian kegiatan diawali dengan Temu Kader yang berlangsung di GOR Tambun, Bekasi. Agenda tersebut menjadi ruang penguatan ideologi dan semangat perjuangan kader, sekaligus mempertegas arah gerakan yang mengusung perubahan dan keadilan sosial.
” Kita yang hadir saat itu bersama sejumlah pengurus, merasa bangga atas terselenggaranya kelas kader dan Rakernas perdana tersebut ” akunya.
“Kegiatan ini memberikan energi baru dan optimisme bagi kader di daerah. Kami melihat semangat perubahan dan keadilan yang menjadi ruh perjuangan Gerakan Rakyat terus terjaga,” ungkapnya, kepada Melayutoday.com, sebelum bertolak ke Kendari kemarin.
Ia menilai, nilai-nilai tersebut sejalan dengan gagasan besar perubahan yang pernah diperjuangkan calon presiden 2024, Anies Baswedan, khususnya dalam mendorong keadilan sosial dan demokrasi yang lebih substantif.
Rakernas I Gerakan Rakyat secara resmi dibuka dengan mengusung tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”. Dalam forum tersebut, perwakilan DPW dari 38 provinsi menyampaikan pandangan serta pokok-pokok pikiran terkait arah strategis organisasi ke depan.
Dari rangkaian diskusi nasional itu, Rakernas menghasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satu yang paling menonjol adalah dorongan agar Gerakan Rakyat bertransformasi dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) menjadi partai politik, sekaligus segera membentuk struktur kepengurusan partai di tingkat DPW dan DPD.
“Rakernas ini menandai babak baru perjuangan Gerakan Rakyat. Aspirasi untuk menjadi partai politik muncul secara kolektif dari daerah, sebagai ikhtiar menghadirkan saluran politik yang lebih terorganisasi,” kata Andi Ahmad.
Menurutnya, semangat Rakernas tersebut akan segera ditindaklanjuti di daerah. Di bumi anoa, khususnya Kota Kendari, Gerakan Rakyat siap bergerak cepat membangun konsolidasi internal dan koordinasi lintas wilayah.
“Kami optimistis Gerakan Rakyat di Bumi Anoa akan segera melakukan konsolidasi menyeluruh, baik antar-DPD se-Sultra maupun hingga ke tingkat kecamatan di Kota Kendari. Target kami adalah menghadirkan tokoh-tokoh terbaik Sultra untuk terlibat aktif dalam perjuangan politik demi perubahan substantif, “imbuhnya.
Inilah Cerita akhir peserta perdana Gerakan Rakyat bagi salah satu Daerah terluar dari wilayah Indonesia Timur yaitu DPD Gerakan Rakyat se-Sultra, salah satunya DPD Gerakan Rakyat Kota Kendari yang hadir beserta DPW Gerakan Rakyat Prov. Sultra.
Diketahui yang hadir DPD Gerakan Rakyat Sultra antara lain: DPD GR Kota Kendari berjumlah 4 org Kab. Bau-bau 2 org, Kab. Buton 1 org, Kab. Konawe 1 org dan pengurus DPW 3 org.

“Sesuai arahan Korwil DPD Wilayah Sulawesi Pak Sarjun ( sapaan akrab bagi teman2 pengurus) setelah tiba didaerah masing-masing segera melakukan koordinasi dan konsolidasi melengkapi seluruh perangkat organisasi baik ditingkat provinsi, daerah kabupaten dan tingkat paling bawah kecamatan dan kelurahan.”
” Saya selaku Ketua DPD Partai Gerakan Kota Kendari siap mengemban amanah dan melaksanakan arahan korwil tersebut kemudian segera menyusun program selajutnya terkait hasil Rakernas pertama yang dilaksanakan di hotel Aryaduta tanggal 17-18 Januari 2026 yaitu transformasi Organisasi menjadi partai politik,” jelas Andi.
Diluar kegiatan resmi Rakernas Andi Ahmad,SE mengaku banyak menemukan pengalaman penting dan menarik selama di Jakarta yang dirasakan, termasuk saat waktu kebarangkatan baik menuju Rakernas maupun kembali kedaerah dengan menggunakan Kereta api dan kapal Pelni. ( Seperti pada Gambar diatas Bang Andi Ahmad beserta pengurus lainnya sedang berada di kapal Pelni, pelabuhan Tanjung Perak Surabaya otw menuju pulang ke Kendari. ( M. Harun).