Mungkinkah Perang Dunia Ketiga Akan Terjadi?
Jakarta, Melayutoday.com, – Umat manusia seluruh dunia sejatinya menolak terjadinya sebuah perang, apalagi perang dunia ketiga yang banyak orang memprediksinya.
Isu terbaru Amerika lewat Presiden Trump telah mampu membikin kesepakatan perdamaian ( Boad Of Peace) untuk Palestina, bahkan Indonesia sudah masuk bergabung didalamnya. Terang- terangan Presiden Prabowo ikut menandatangani zboad of peace Trump itu. Mungkin hal ini menambah analisis terjadinya ketegangan antara Amerika Versus lawan- lawannya.
Venezuela negara yang anti terhadap Amerika telah diekspansi dan diculik nyata oleh Amerika meski banyak dikecam oleh negara- negara lain di dunia. Lantas apa benang merahnya dengan prediksi akan hadirnya perang dunia ketiga?
K. H. Muflich Chalif Ibrahim selaku Presiden Lajnah Tanfidziyah Serikat Islam Indonesia ( PSII ) berpendapat, Perang Dunia ketiga tidak bisa dihindari, artinya ini suatu keniscayaan untuk pergantian/ shift penguasa ( pemimpin ) dunia baru yang akan
” Kekuatan dunia sudah harus mulai bergeser dari peradaban yang dipimpin oleh Amerika beralih ke tangan ASIA terlepas negara mana yang akan menjadi pemimpinnya dan secara otomatis negara tersebut harus melepaskan diri dari hegemoni Amrika dan para sekutunya,” ujar Pria luusan Pondok Pesantren Gontor ini.
Menurutnya, Perang Dunia ke-3 adalah me re-set dunia menuju tatanan dunia baru. PSII insyaa Allah mendukung dan siap tampil bersama pemimpin peradaban baru dunia tersebut.
“PD ke-3 sama dengan melakukan Reset Dunia itu saya sangat setuju, karena hal ini Lebih cepat dimulai PD ketiga adalah lebih baik, sehingga dunia ini insyaAllah akan lebih cepat normal stabil dengan tatanan dunia baru yang dipimpin oleh bangsa dari benua Asia,” imbuhnya.
Diapun menilai, sampai saat ini dunia penuh dengan ketidak-pastian dan gaduh terus dengan Amerika yang mengaku sebagai Global Corporation, padahal sesungguhnya apa yang dilakukan Amerika itu tak lebih hanya sales senjata dan jasa kalimat mengatur dunia, dikuasai kapitalis global dibawah zionisme dan Geng Freemasonry.

Muflich Chalif Ibrahim mengingatkan dalam kondisi ini agar kita Hati-hati dengan propaganda Amerika dan sekutunya untuk tetap menguasai dan mengatur dunia dengan cara mengadu domba, memecah belah, menakut nakuti, mengganggu, serta menciptakan permusuhan sesama umat manusia seluruh dunia dan selalu diikuti dengan campur tangan (intervensi) atas urusan dalam negeri bangsa2 lain di dunia.
” Amerika dengan arogansinya dia menyatakan akan menjamin nasib dunia kedepan yang lebih baik tanpa kekerasan, tanpa teror dll., padahal Amerika sebenarnya merupakan biang kerok dari semua kegaduhan dunia,” tegasnya.
” Secanggih apapun teknologi dan kekuatan persenjataan yang dimiliki Amerika namun sebenarnya tetap saja untuk menguasai ( ekspansi), serta mencengkeram suatu negara. Untuk mencapai tujuan tersebut, Amerika membutuhkan ORDAL , orang dalam suatu negara tertentu sebagai target operasi untuk memuluskan agenda mereka, merusak negara lain dari dalam yang tidak mengikuti keinginan mereka.”
“Ingat, Seringkali kita tanpa sadar bangsa2 di dunia ini digiring melalui pembangunan opini yang diciptakan dan disokong oleh media- media global, sehingga akhirnya tanpa sadar digiring masuk ke lubang biawak, jadi saling membenci dan memusuhi bahkan sampai anti/ memerangi mereka2 yang sesungguhnya lawan/ musuh dari pada Amerika dan sekutunya,” ingat Muflich menutup percakapan. ( M. Harun).