Jakarta — Melayutoday.com – Langkah strategis yang terus disusun oleh organisasi Gerakan Rakyat (GR) melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu – Minggu (17/18/1/2026).
Forum ini menjadi wadah bagi para pengurus Gerakan Rakyat daerah untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, termasuk visi mengenai kepemimpinan nasional di masa depan.
Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Dumai, Riau Kimlan Antoni S.H., menegaskan bahwa Rakernas I GR ini membawa harapan besar bagi rakyat Indonesia untuk melakukan perubahan sistem pengelolaan bangsa dan negara.
Menurut Antoni, Gerakan Rakyat hadir bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan moral untuk merombak tatanan yang dinilai belum berpihak pada keadilan.
“Harapan kita, harapan rakyat, ini adalah harapan dari gerakan rakyat di Indonesia yang dalam hal ini kita ingin melakukan suatu perubahan. Jadi gerakan rakyat ini adalah gerakan perubahan yaitu untuk merubah sistem dan pengolahan bangsa dan negara yang kurang baik di masa lalu untuk kita rubah dengan sistem yang lebih baik,” ujar Antoni di sela-sela Rakernas.
Dalam pandangannya, Antoni menyebut bahwa sosok Anies Baswedan merupakan figur inspiratif yang paling tepat untuk memimpin misi perubahan tersebut pada konteslasi politik pada 2029 mendatang. Ia meyakini kepemimpinan Anies Baswedan merupakan kunci untuk memutus mata rantai persoalan masa lalu bangsa yang selama ini sulit diberantas.

“Mudah-mudahan dengan adanya tokoh inspiratif kita yaitu Bapak Anies Rasyid Baswedan, itu bisa merubah sistem lama menjadi sistem yang lebih adil dan demokratis. Kami yakin dalam berkompetensi di 2029, Insya Allah tokoh inspiratif kita Anies Rasyid Baswedan dapat memenangkan pilpres 2029, karena ini merupakan suatu harapan dari rakyat kita yaitu rakyat Indonesia,”harap Antoni.
Antoni juga menyoroti keluhan masyarakat terhadap dominasi kekuatan masa lalu atau “mafia” yang menurutnya masih mencengkeram kepemimpinan nasional. Ia menilai pemberantasan hal tersebut hanya bisa dilakukan secara total oleh pemimpin yang jujur dan transparan.
“Rakyat Indonesia ini sudah bosan, sudah ngeluh, tetapi dengan kebosanan dan keluh kesah rakyat itu tidak bisa berbuat apa-apa, karena kepemimpinan nasional ini masih bagian daripada istilahnya mafia-mafia yang masa-masa lalu yang sulit diberantas. Oleh karenanya untuk memberantas secara bersih dan total diperlukan satu- satunya solusi yaitu sosok kepemimpinan Bapak Anies Baswedan,” tegas Antoni.
Sebagai Ketua DPD Kota Dumai yang juga mengamati dinamika di wilayah tetangga seperti Jambi dll, Antoni mengungkapkan bahwa kekecewaan masyarakat terhadap kondisi hukum saat ini semakin parah. Ia menilai penegakan hukum dan keadilan belum terwujud sesuai harapan rakyat.
“Kekecewaan rakyat secara umum belum ada perubahan, justru makin buruk baik dari sisi penegakan hukumnya, penegak hukum sendiri, keadilan kepada rakyat itu belum terwujud bahkan makin parah,” tandasnya.
Kimlan Antoni menekankan pada masyarakat di daerah, termasuk di Dumai dan Riau, tetaplah konsisten menginginkan perubahan melalui kepemimpinan yang religius dan berpihak pada rakyat.
” Kami berharap melalui konsolidasi di Rakernas I GR ini, Gerakan Rakyat semakin solid dalam mengawal aspirasi rakyat hingga tahun 2029 Hanya satu solusi yaitu Anies Baswedan yang bisa merubah nasib bangsa kita ini ke depan,” pungkasnya.( M. Harun).