Jakarta, Melayutoday.com, – Mitra Wisata Mandiri ( MWM) Expo 2026 hadir ke ranah publik untuk meningkatkan sistem layanan dan ekosistem perjalanan haji dan umrah yang lebih berkualitas dengan biaya yang terjangkau. Event yang pertama kali digelar ini berlangsung pada Sabtu ( 3/1/2026) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.
Untuk mengenal lebih dekat seputar Perusahaan Travel Haji dan Umrah yang dikelolanya berikut kegiatan MWM Expo perdana yang digelar hari ini, Melayutoday.com mewawancarai Direktur Utama PT Mitra Wisata Mandiri H. Ali Hasan Basri. Dia mengungkapkan kiprah usaha dibidang travel ini sudah menginjak usia ke 11 tahun, dan dengan event MWM Expo 2026 ini kami berharap pencapaian MWM bisa terdorong meningkat pada tahun 2026.
Menurut dia, Rata2 travel besar dan menengah itu menggelar Expo di pertengahan bulan Juli yang hal ini mengawali musim umrah. Namun kita agak sedikit berbeda atau agak lain dimana kita memulai Expo ini di awal tahun (bulan Januari) dimana kita ingin membuatkan suatu kalender kita sendiri. Karena mulai Januari sampai Desember kita sudah ada pada tahap promosi ( jualan), bahkan kita sudah bergerak pada bulan september- Oktober- nopember artinya sudah ada rombongan yang akan diberangkatkan ke Baitullah di bulan tersebut yang dijadwalkan tahun 2026.
” MWM saat ini sedang melaunching satu program Tabungan Umrah. Program ini agak menarik karena dengan harga di kisaran 23 juta rupiah, para calon jamaah ini dengan sangat mudah bisa menabung di BSI serta bisa merealisasikan nist dan impiannya memenuhi panggilan menuju Baitullah, ” ungkap Ali.
Lebih lanjut, Ali merinci Skema dari program ini diawali misalnya calon jemaah dengan tabungan sebesar 5 juta rupiah, maka 3 juta rupiahnya untuk booking seat untuk bulan September- Oktober-Nopember sedangkan sisanya yang 2 juta rupiah itulah masuk langsung ke nomor rekening BSI yang telah dibukakan resmi. Setelah itu selanjutnya dia akan menabung di buku tabungannya sendiri berapapun jumlahnya, misalnya 500 ribu, 1 juta dll. “Nanti kalau di bulan Agustus sudah rampung sebesar 20 juta rupiah, maka dia berhak berangkat pada bulan September.”
Selain itu, sambungnya, bahwa terkait harga itu insyaallah tetap tidak bakalan naik. Begitu juga ada keunggulan lain dimana transportasi untuk para jemaah adalah menggunakan Pesawat Garuda Indonesia.
Acara MWM Expo ini, jelas Ali Hasan Basri adalah bertujuan untuk penguatan personal branding MWM yang selama 11 tahun berkiprah di dunia travel umrah dan haji, dan kita mengawali tahun 2026 ini dengan gebrakan menggelar Expo. Dengan harapan dapat menarik lebih banyak lagi calon jemaah.
Menurutnya, Kegiatan ini disuport beberapa vendor kami karena travel kami ini tidak berdiri sendiri tapi ada beberapa komponen vendor seperti: tiket, hotel, lounge perlengkapan dsb. Dari vendor- vendor inilah kesuksesan acara MWM Expo di suport.
“Dengan program yang perdana ini kami berharap penjualan terus meningkat, terjalinnya komunikasi antara vendor dengan MWN semakin kokoh, dan membuat ekosistem singkat bagi travel-travel agen yang berpartisipasi melalui bazar- bazar UMKM di MwM Expo ini,” harap Ali pada momen uang dihadiri tak kurang dari 1000 pengunjung.
Di acara ini diadakan penarikan hadiah utama bagi travel agen yang dinilai sukses dengan hadiah umrah sebagai apresiasi kepada mereka yang telah ikut berkiprah selama 11 tahun bersama MWM. MWM juga akan memberikan apresiasi khusus bagi travel agen terbaik.
“Dinamika perjalanan MWM selama 11 tahun sejak tahun 2014 tentu ada pasang surut dalam usaha namun Alhamdulillah kami memilih sistem pemasaran secara organik dengan menciptakan jaringan- jaringan travel agen kami sendiri yang tidak bersifat instan kemudian juga strategi pemasaran memanfaatkan medsos dengan tim yang andal meski dengan cost yang tidak terlalu besar tapi bisa menghasilkan banyak jemaah dari tahun ke tahun,” kata Ali optimis.

“Progres pertumbuhan perusahaan ini tiap tahunnya sangat positif yakni memgalami peningkatan menggembirakan, apalagi di dua tahun terakhir ini kami mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” tambahnya.
Dia membeberkan bahwa frekuensi rata-rata jemaah yakni antara kisaran 4 ribu hingga 5 ribu jemaah permusim. Jadi kalau dirinci kami memberangkatkan sekitar 600 jemaah perbulannya. Untuk bulan Januari 2026 ini kami akan mengirimkan sebanyak 450 jemaah.
“Artinya selama 11 tahun grafik MWM itu meningkat keatas secara perlahan, kedepan kita menunggu takdir Allah semoga bisa mencapai ke puncak. InsyaAllah akan tercapai,” pungkasnya. ( M. Harun).