Beranda » Warta Daerah » Kata HT Prestasi Anies Bisa Dijadikan Contoh Daerah Lain (2)

Minggu, 25 September 2022 - 23:28:56 WIB
Kata HT Prestasi Anies Bisa Dijadikan Contoh Daerah Lain (2)
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 95 kali

Kata HT Prestasi Anies Bisa  Dicontoh Daerah Lain (2)

Oleh: M. Harun, Ketua Koordinator Nasional ( Kornas) Anies For Indonesia [AFI] Center

Selama Lima tahun ( 2017-2022) menjabat Gubernur DKI Jakarta,  Anies Baswedan cukup membanggakan semua pihak. Baik warga ibukota Jakarta maupun daerah daerah lain seluruh Indonesia. Apa pasal? Karena sejumlah daftar pencapaian, mulai dari ajang Formula E, Stadion JIS, hingga WTP 5 kali berturut-turut. 
Daftar prestasi kebijakannya diutarakan kepada publik.

Sehingga tak heran jika seorang HT seorang ketua umum partai dan pengusaha papan atas memujinya dan mengungkapkan agar daerah lain bisa mencontoh keberhasilan dan Pencapaian Anies dalam memimpin ibu kota. Hal ini menjadi hal penting sebagai bentuk pertanggungjawaban selama memimpin ibukota Jakarta.

Menurut penulis, daftar capaian Anies Baswedan yang dilansir dari CNN Indonesia.com merupakan wujud nyata dari sikap transparansi seorang pemimpin.  Daftar capaian ini kami rangkum seperlunya yaitu: 

1). Pembangunan Internasional Stadium (JIS). JIS adalah stadion sepakbola berskala dunia sekaligus multi fungsi event. JIS terletak di daerah Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. JIS dibangun untuk memenuhi  janji  Anies yang disampaikan kepada The Jakmania pada lima tahun lalu. Gedung mahakarya yang berkapasitas 82 ribu penonton dibangun oleh 100 persen anak bangsa sendiri dan diresmikan penggunaannya pada Juli 2022.

2. Formula E, adalah Ajang balap mobil listrik atau Formula E sukses digelar di DKI Jakarta pada Sabtu (4/6/22) silam. Sirkuit balapan Formula E ini berlokasi di Ancol, Jakarta Utara.

Anies menyebut suksesnya ajang balapan mobil listrik yang masuk dalam rangkaian acara 'Jakarta Hajatan' HUT Jakarta ke 495 itu berhasil membawa nama baik ibu kota negara ke seluruh penjuru dunia.

3. Aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang digunakan Pemprov DKI sebagai pusat informasi penanganan Covid-19 di Ibu Kota. Bahkan dalam forum bertajuk Urban (U) 20 Talks: Kota, Desa dan Pemuda di Era Digital, yang digelar Kamis (24/2) malam, Anies membagikan pengalaman Pemprov DKI dalam mengelola digitalisasi layanan JAKI, terlebih pada keadaan pandemi Covid-19.

Menurut Anies JAKI adalah capaian non fisik yang sangat besar. Super apps yang di dalamnya ada banyak layanan publik, dari mulai aduan yang bisa ditracking prosesnya oleh warga sampai dengan kebutuhan melakukan vaksinasi bagi warga ber KTP DKI bahkan bagi warga yang bukan ber KTP DKI. Dan JAKI ini diakui di level internasional.

4. Integrasi Transportasi.

Jakarta sebagai Kota Berketahanan Iklim Anies berbicara di depan  Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Yakni dalam forum diskusi internasional kota-kota anggota C40 bersama Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres pada Jumat, 16 April 2021.

"Saat ini, Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan yang berbasis mobil ke pembangunan yang berbasis transit," kata Anies dalam forum tersebut, sebagaimana dituliskan dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 17 April 2021.

Anies juga menyebut DKI Jakarta memiliki target menekan emisi karbon hingga nol (zero emission) pada 2050 mendatang. Terkait hal itu, dia juga sempat menceritakan langkah-langkah yang diambil guna mengurangi emisi di kota Jakarta.

5. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Rumah di Bawah Rp 2 Miliar Gratis PBB. Anies menggratiskan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi rumah warga ibu kota yang memiliki nilai jual objek pajak (NJOP) di bawah Rp 2 miliar.

Kebijakan tersebut ia tuangkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kebijakan Penetapan dan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Tahun 2022

Anies menyebut kebijakan tersebut dikeluarkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di ibu kota dari tekanan pandemi.

Adapun untuk rumah dengan NJOP lebih dari Rp2 miliar, dia memberi diskon PBB 10 persen bagi rumah tinggal dan 15 persen selain rumah tinggal. Selain itu, ia memberi faktor pengurangan pajak 60 meter persegi untuk bumi dan 36 meter persegi untuk bangunan.

6. WTP 5 Kali Berturut-turut.

Anies mengaku bangga telah mencatat sejarah DKI Jakarta mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kelima kalinya secara beruntun sejak 2017 hingga 2021.

"Ini bersejarah dan kita harapkan nantinya meraih WTP adalah sebuah kebiasaan dan WTP adalah budaya di DKI Jakarta," ungkap Anies usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/5)

Anies berharap tahun-tahun ke depan DKI tetap mempertahankan opini WTP dari BPK meski dia tak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di DKI. 

Menurut Anies, mempertahankan opini WTP dari BPK bukan sekadar prestasi. Lebih dari itu, menurut dia, hal tersebut menunjukkan bahwa Pemprov DKI telah memenuhi prinsip good governance.
 
Rangkuman point' poit prestasi Anies Baswedan diatasi yang disuarakan oleh Ketua umum Partai Perindo ( HT) untuk dijadikan role model atau contoh bagi daerah daerah lain dalam mengelola dan menata pembangunan daerah merupakan gagasan sekaligus imbauan yang cerdas dan bernash.
 
Penulis setuju dengan suara yang diungkapkan Pak HT ini, berhubung sosok Anies Baswedan merupakan sosok pemimpin masa depan yang diharapkan menjadi lokomotif perubahan dan perbaikan di negeri yang berpenduduk 270 juta lebih ini. Sosok Anies dinilai sosok strong Leadership.  ( Bersambung).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)