Beranda » Ekonomi » Krisis Pangan

Senin, 05 September 2022 - 19:19:23 WIB
Krisis Pangan
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 210 kali

Kirisis Pangan

Oleh: Masud HMN *)

Dunia diambang krisis dan energy; Kita Indonesia termasuk diambang kekurangan pangan tersebut; Pertanyaannya apa langkah antisipasi kita ?
Sudah lama terdengar berita krisis pangan disampimg krisis energy yang keDua duanya penting bagi kehidupan manusia. Akan jadi masalah Dunia, kini menghadapi krisis pengan.
Demikian kata Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di depan DPR RI mengantarkan anggaran Biaya Negara tahun 2022 -2023.Krisis itu dihadapi Indonesia. Yaitu krisis pangan itu Harus menjadi perhatian. Jika tidak akan berbahaya.Terjadi kekurangan pangan.

Zaman dahulu masyarakat waspada terutama krisis pangan. Sehingga terkenal kata rangking yaitu tempat 
penyjmpanan pdf. Tiap rumah memiliki rangkiang tempat menyimpan padi. Bila sewaktu waktu ada krisis atau masalah. inilah cadangan.Tempat penyimpan atau lumbung padi dilansir oleh harian Kompas tanggal 29 Agustus 2022 dihalaman depan dengan judul: "Rubuhnya lumbung pangan". Topik ini dihubungkan dengan 
masyarakat dayaka di Kalimnatan.Yang kontennya adalah ketidak siapan masyarakat menghadapi krisis pangan atau makanan.

Artikel itu mengingatkan bahwa kesadaran mayasrkat perlu dan penting dan Menghadapi masa depan tidak boleh lalai akan dunia yang akan dilanda krisis pangan Hal itu harus dilakukan secara bersama sama. Sebagai nasihat peringatan pesan dalam artikel adalah urgen 
agar jangan terlalu terlena. Atau melupakan persoalan 
cadangam pangan, Menimbulkan kelangkaan dan kekurangan untuk makanan, kekurangan gizi.
Ungkapan bertani dan berumo. Atau bersawah dan berladng menanam pada sudah lama hilang. Lihatlah tiada lagi sawah karena diganti bangunan gedung Seakan akan ada persediaan pangan.
 
Berbeda dengan Negara tetangga Vietnam, Penduduk masih rajin bersawah. Sehingga negeri Vietam itu masih penghasil beras; Masih lazim kata beras Ranggon asal vietnam. Dmikianlah kondisi pertanian di negeri kita Indonesia, Tidak dalam kondisi swasenbada pangan yang cukup Amat bergantung keluar, meski Negara kita negeri agri culture partanian. Sudah tidak suka keaadaan pertanian.
 
Oleh karena itu sekarang kita harus menanamkan rasa cinta kepada pertanian. Cinta kepada tanaman padi seperti rakyat Vietnam Tidak ketinggalan sawah tempat bertanam padi. Usaha untuk melestarikan sawah ladang adalah upaya untuk ketahanan pangan. Sesuai dengan falsafah petani harus cinta kepada tanamannya. Tanamaan padi harus kita cintai karena menjadi sumber pangan negeri kita Indonesia.

*) Masud HMN adalah Doden Univesitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta. Email: masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)