Beranda » Megapolitan » KH Noer Alie Jadi Tema Central Milad ke 29 Islamic Center Bekasi

Kamis, 18 Agustus 2022 - 11:47:34 WIB
KH Noer Alie Jadi Tema Central Milad ke 29 Islamic Center Bekasi
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Megapolitan - Dibaca: 201 kali

Milad 29 Islamic Center Bekasi, ICMI Bekasi Gelar Diskusi Publik KH Noer Alie

Bekasi, Jabar, Melayutoday.com,-Tema milad ke 29 Islamic Center Bekasi " Kontribusi KH Noer Alie dalam Membangun Bangsa Yang Majemuk" . Pilihan tema ini karena selain pahlawan Nasional, peran ketokohan KH Noer Ali perlu diangkat sebagai realitas sejarah dalam membangun NKRI dan kemajemukan bangsa. Sejarah KH Noer Alie juga perlu dikenal oleh kaum millenial sekarang.
 
Hal ini diungkap wakil ketua ICMI kota Bekasi, Wawan Hermawan kepada pihak media. Menurut dia,  KH Noer Ali seorang Pahlawan Nasional kami jadikan tema karena momentum HUT kemerdekaan RI ke 77 dan milad Islamic center yang ke 29. Jadi kalau dikaitkan dengan kondisi bangsa saat ini peranan KH Noer Alie sangat relevan kami angkat. Almarhum punya patriotisme, cinta tanah air dan NKRI.

"Anak anak muda kita perlu diberi tahu bahwa di daerah Sekitar kita, yaitu di Bekasi ada seorang pahlawan Nasional dan tokoh bangsa yang memiliki peran cukup strategis dalam merebut kemerdekaan
 
Dan ini tidak membumi secara luas. Maka momentum ini kita ambil dari kontribusi pemikiran KH Noer Alie yang melampaui zamannya, dia sudah berbicara tentang NKRI, kemajemukan majemuk dan sebagainya. Inilah yang kita refleksikan menjadi tema diskusi saat ini," ujar Wawan yang sekaligus panitia pelaksana acara Milad ke -29 Islamic Center Bekasi, Selasa (16/8/2022) di Aula Gedung ICB.
 
Dia mengkhawatirkan adanya gejala desintegrasi akhir akhir ini. Karenanya, pemikiran pemikiran luar biasa dari para tokoh bangsa kita jadikan topik utama.  Kegiatan ini juga tidak boleh berhenti sampai disini, tapi harus terus ada tindak lanjutnya. 

"Sebab Islamic Center ini harus kita jadikan central edukasi. Selain juga sebagai Rumah Besar Ummat Islam Coba kita hitung di kabupaten dan kota Bekasi ini jumlah perguruan tinggi swasta ( PTS) saja sudah 57, terdiri dari ribuan dosen dan puluhan ribu mahasiswa. Potensi ini bisa dikolaborasikan guna menggiatkan kajian kajian ilmiah tentang tokoh sejarah tokoh bangsa,"pungkas Ketua Asosiasi Dosen Indonesia Se Kota Bekasi Raya. ( Harun)

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)