Beranda » Pendidikan » Persaksian Sejarah

Rabu, 27 Juli 2022 - 19:18:23 WIB
Persaksian Sejarah
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 201 kali

Persaksian Sejarah

Oleh Masud HMN *)
 
Topik tulisan ini berasal dari Pesan Muhammad 
Natsir tentang fungsi Pesantren, Masjid dan 
Kampus. Salah satu moment sejarah yang penting 
sekali. Sejarah kemerdekaan dan sejarah kebangsaan adalah sejarah gerakan 30 S PKI atau gerakan PKI di Indonesia. Sejarah kemerdekaan berintikan masalah penjajahan dan berdirinya Indonesia merdeka dari Belanda dan Jepang. Kebangsaan Indonesia berintikan mengisi kemerdekaan dengan ciri dan identitas. Adapun Gerakan G 30 S ini berintikan penekanan faham dan ideology negara.
 
Setiap moment itu punya arti sangat urgent dan penting bagi Indonesia, karena itu Indonesia akan kehilangan cita citanya yaitu Indonesia berkemajuan. Alasan inilah menyebabkan perlunya belajar sejarah dan urgensinya.
 
Muhammad Natsir alm.(1908-l993) tokoh yang 
memberi upaya kearah itu berpesan kepada kita semua. Yaitu tiga yang harus berfungsi yaitu, pesantren, masjid dan kampus (PMK). Kita mencatat peranan tiga lembaga itu dalam zaman sejarah kebangsaan menjadi inisiator dan inspirasi dalm membangun kemrdekaan. Lalu kemudian mengisinya dengan nilai nilai yang cocok 
dengan Indonesia. Selanjutnya memberi kemajuan 
dengan berfungsinya kampus dimana mana untuk 
Indonesia yang maju.
 
Sahabat Natsir Zubaidi seorang yang pernah di 
Majelis Ualama Indonesi (MUI) mengirim melalui 
internet via email pada penulis tentang Muhammad 
Nastsir alm. Tentang kesannya mengenai pesan 
Muhamad Natsir berkenaan Gerakan 30 September l965.
Dalam judul Persaksian. Ia terus memerankan kampus. Agar pengelola kampus menjalankan fungsi intelektualnya, pikirannya. Demikian catatan Natsir Zubaidi.
 
Penulis memberi penghargaan tinggi pada catatan tersebut bahwa benarlah kampus harus berfungsi dengan perkembangan zaman.Dalam hal merespon 
apabila tidak berakibat kita terombang ambing dengan kampus yang megah bertingkat. Atau akan merasa senang hidup bagaikan kata pepatah hidup 
dalam menara gading. Melupakan alam sekitar 
masyarakat kita.
 
Bagi kita kampus itu adalah mendapatkan ilmu yang 
Berkemajuan atau ilmu makarifah kata Khalifah Sayidina Ali bin Abi Thalib. Yang sering dikategorikan sebagai : ilmu yang membawa kebahagiaan. Kini tibalah kita pada fungsi kampus yang 
mengembangkan kemajuan. Atau ilmu yang 
membahagiakan. Semoga ! 
Jakarta 24 Juli 2022
*) Mas ud HMN adalah Dosen Universitas 
Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta. 
Email masud. riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)