Beranda » Olahraga » Ketua Umum PB Porlasi: Prihatin Negara Kepulauan Terbesar Di Dunia tapi Olahraga Layar Masih Lemah

Minggu, 26 Juni 2022 - 12:19:53 WIB
Ketua Umum PB Porlasi: Prihatin Negara Kepulauan Terbesar Di Dunia tapi Olahraga Layar Masih Lemah
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Olahraga - Dibaca: 183 kali

Ketua Umum PB Porlasi: Negara Kepulauan Terbesar Namun Olahraga Layar Masih Lemah

Jakarta, Melayutoday.com,- Dalam kesempatan Rapat kerja Nasional ( Rakernas) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia ( Porlasi), yang bertemakan evaluasi kegiatan Porlasi Menuju Peningkatan Prestasi Nasional dan Internasional.

" Kami ingin meningkatkan olahraga layar yang sempat menurun akibat pandemi. Begitu juga bagaimana meningkatkan anggaran di bidang olah raga layar, baik dari APBN maupun dari pihak swasta yang mendukung kemajuan olahraga layar baik di kejuaraan regional, nasional maupun internasional,' jelas Ketua umum PB Porlasi, Laksamana Muda TNI ( Purn ) Darwanto, SH, MAP, Minggu (26/6/2022).

Menurutnya, rakernas merupakan laporan kegiatan 2019-2022 serta rencana kegiatan tahun 2022 terus dipacu karena dua tahun mengalami kevakuman akibat pandemi.

" Rakernas juga membahas agenda PON tahun 2024 di Aceh Sumatera Utara. Peran pembinaan dari pengprov pengrov yang kami harapkan lebih selektif sehingga muncul atlet atlet layar  yang lebih meningkat," ujar Darwanto.

Diketahui, tambah Darwanto, masalah utama kita saat ini adalah bagaimana melahirkan atlet atlet berprestasi ke jenjang internasional bahkan ke jenjang Olimpic.

" Kita merasa prihatin sebagai negara kepulauan terbesar di dunia tapi lemah dalam bidang olah raga layar," kata pria yang pernah membawa kapal layar keseluruh dunia selama satu tahun untuk memperkenalkan Indonesia sebagai kepulauan terbesar di dunia.

Diketahui Rakernas diikuti oleh 18  pengurus provinsi Porlasi seluruh Indonesia. ( Harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)