Beranda » Olahraga » Sekjen Porlasi, Kol. Laut Dodik S. Pujiargo: Perhatian Pemerintah Terhadap Olahraga Layar Rendah

Minggu, 26 Juni 2022 - 07:49:35 WIB
Sekjen Porlasi, Kol. Laut Dodik S. Pujiargo: Perhatian Pemerintah Terhadap Olahraga Layar Rendah
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Olahraga - Dibaca: 236 kali

Porlasi Ikhtiarkan Prestasi Generasi Atlit Olahraga Layar Terus Meningkat

Jakarta, Melayutoday.com,- Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional ( Rakernas) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia ( Porlasi) di Jakarta. Sekretaris Jenderal ( Sekjen) Porlasi, Kolonel Laut S. Dodik Pujiargo, mengatakan agenda rakernas Porlasi tahun ini, dimana kepengurusan periode 2019-2023 telah berhasil mengikuti gelaran Pekan Olahraga Nasional ( PON) di Papua, baru baru ini. 

"Alhamdulillah 20 Pengprov Porlasi seluruh Indonesia berkumpul. Pengprov Kalimantan Timur unggul. Saat ini kami sedang persiapan menuju Asian games dan Seagames. Untuk itu kita sedang melakukan up date kelas cabang olahraga  untuk kelas regional. Hanya saja kelas atlet ini kan ada batasan usianya sedangkan atlet layar kita sudah banyak tua-tua maka perlu ada regenerasi," jelas  Dodik, Sabtu ( 25/6/2022) kemarin.

Menurutnya, dua tahun selama masa covid memang terjadi stagnan. Terutama kita terhambat untuk melakukan latihan. Dalam waktu dekat kami juga akan mempercepat persiapan atlit di cabang olahraga layar menghadapi PON tahun 2024.

Terkait minat generasi muda terhadap olahraga layar ini, menurut Dodik, memang kondisinya agak miris karena kita sebagai negara bahari atau negeri maritim tapi perhatian terhadap olahraga layar sangat minim.

" Kami berharap pemerintah memperhatikan olahraga layar ini sehingga sebagai negara bahari terbesar mampu menunjukkan prestasi dan keunggulan dalam olahraga layar" jelas atlit layar yang ditekuninya sejak masa muda. ( Harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)