Beranda » Hukum » Wahidin Halim Pindah ke Partai Nasdem, Apa kata Politikus Demokrat?

Kamis, 23 Juni 2022 - 08:30:34 WIB
Wahidin Halim Pindah ke Partai Nasdem, Apa kata Politikus Demokrat?
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Hukum - Dibaca: 23 kali

Seorang Politikus Pindah Partai Itu Hal Biasa Namun Pindah Partai Tanpa Keluar dari  Keanggotaanya Terlebih  Dahulu Ibarat " Kacang Lupa Kulitnya"


Jakarta, Melayutoday.com: Mantan anggota Partai Demokrat Banten, Wahidin Halim (WH) berubah haluan partainya, beliau membeberkan kepindahannya ke Partai NasDem. 

Kata WH, yang menjadi pertimbangan dirinya pindah ke Partai NasDem diantaranya ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda Partai Demokrat.

mantan Gubernur Banten priode 2017-2022 ini, pilihannya ke Partai NasDem dikarenakan Pilih Partai Nasdem itu sejalan dengan pemikiran semangat restorasi yang dikumandangkan sejalan dengan pemikiran dan konsepnya, Untuk masyarakat Banten, saya mohon maaf dan doanya, tandasnya.

Sementara itu politikus Demokrat dan Anggota dewan dari fraksi Demokrat Nonce Tendean SH saat ditemui di Acara Perayaan Ulang tahun pengacara Farhat Abas di Jakarta Selasa 23/06/24.

Nonce mengatakan Prihal Perpindahannya WH ke Partai Lain, Kami sangat kecewa sekali terhadap apa yang di lakukan oleh WH (Wahidin Halim), kami sebagai kader demokrat yang setia mendukung beliau pada saat beliau mencalonkan Gubernur.

Saya dan konstituen saya di kabupaten tangerang termasuk kami seluruh fraksi Demokrat dari kabupaten tangerang Mendukung beliau, tetapi beliau tidak dengan hormat keluar dari kepartaian terang Nonce.

Lebih lanjut Nonce men jelaskan Harusnya beliau meletakkan dulu ID Keanggotaannya baru beliau bisa masuk ke partai lain, untuk berpindah pindah partai seperti kutu loncat itu ga masalah, semua orang harus  ada Kepribadiannya sendiri Tanpa mengingat marwahnya suatu partai kami tidak masalah, malah kami bersyukur ingin melakukan syukuran atas perpindahannya beliau.

Seorang politikus pindah partai Itu hal biasa namun pindah partai tanpa keluar dari  keanggotaanya terlebih dahulu ibarat " Kacang Lupa Kulitnya" ucap Nonce.

Wh tidak elegan, saya merasa kecewa  kalau beliau seorang politik yang tidak punya tata krama, orang yang tidak tau berterimakasih terhadap masyarakat kabupaten tangerang begitu juga terhadap partai demokrat tutup Nonce.(Guruh)

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)