Beranda » Megapolitan » KH. Yusuf Aman, Sekum MUI DKI: Indahnya Jakarta Masa Depan Tergantung Pemuda

Kamis, 23 Juni 2022 - 08:06:03 WIB
KH. Yusuf Aman, Sekum MUI DKI: Indahnya Jakarta Masa Depan Tergantung Pemuda
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Megapolitan - Dibaca: 44 kali

Sekum MUI DKI: Fatahillah Sosok Pemuda Pendiri Jakarta 

Jakarta, Melayutoday.com,-Sekum MUI provinsi DKI, KH Yusuf Aman menilai acara Hajatan bersama 1000 pelajar, dan pemuda milenial, Yang diadakan dalam rangka HUT ke 495 Kota Jakarta merupakan  Kegiatan yang inovatif penuh dengan nuansa pendidikan dan memberikan kontribusi bagi mereka di tengah era digital saat ini.

"Kami ingin membangun dan menyadarkan kembali motivasi pemuda, karena Jakarta ini didirikan oleh pemuda Fatahillah dan Bung Karno pernah bilang berikan aku 10 pemuda akan aku goyang dunia,"ungkap KH Yusuf Aman pada acara HUT ke 495 kita Jakarta bersama 1000 pelajar, pemuda millenial dan 459 komunitas di Jakarta islamic
Center, Jakarta Utara, Rabu (22/6/2022) kemarin.

Menurutnya,  Kegiatan ini memiliki makna dan arti yang luas untuk mengingatkan dan menyadarkan anak anak kita , karena masa depan adalah milik mereka. Anak anak muda sekarang adalah miniatur kota Jakarta dan indahnya Jakarta dan Indonesia tergantung anak anak muda. 

"Saya berharap Kegiatan ini tidak hanya sesaat, tapi terus berlanjut dengan ada tahapan tahapan kegiatan sehingga kita bisa mengkounter budaya budaya asing yang masuk dan tidak sesuai dengan kepribadian Islam dan bangsa," jelasnya.

Terkait dengan pendidikan pemuda, Yusuf mengatakan, Majelis ulama Indonesia ( MUI ) DKI sengaja membuat Program kaderisasi ulama yakni Pendidikan Dasar Ulama ( PDU) bagi para pemuda pemuda yang diadakan selama dua tahun dengan bebas biaya. Ini sebagai ajang kaderisasi. Namun Tidak berhenti sampai disitu, MUI bekerjasama dengan perguruan tinggi sehingga setelah mereka lulus dari program pdu ini mereka bisa berartikulasi  untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang berikutnya. 

"Program PKU atau pendidikan kader ulama kini telah bekerjasama dengan universitas Islam Jakarta, sehingga lulusannya diakui resmi sebagai sarjana oleh perguruan tinggi di Jakarta,' tambah Yusuf.

Diketahui bahwa Program PDU sudah meluluskan 10 angkatan dan program PKU sudah meluluskan 16 angkatan.

Terkait ulang tahun kota Jakarta ke 495, Yusuf Aman menanggapinya dengan penuh optimis.

" Saya melihat dibawah kepemimpinan Pak Anies banyak sekali terobosan-terobosan, kemajuan dan prestasi yang luar biasa," tuturnya kepada Melayutoday.com.

Apalagi, kata Yusuf, dengan mengganti kalimat hajatan ini memberi nilai sentuh buat masyarakat Jakarta dan warga Betawi.

" Apalagi juga nama nama di Jakarta sekarang banyak menggunakan nama para ulama. Ini artinya, mengingatkan kita  ulama tidak hanya memberikan fatwa fatwa saja tapi ulama turut serta berjuang di Medan laga. Dengan keringat, air mata dan darah untuk melawan penjajah agar bangsa dan negara ini merdeka. Ini merupakan sejarah yang perlu terus kita kenang,"pungkas Yusuf. ( Harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)