Beranda » Nasional » Ketua Umum DPP KNPI, Dr. Ilyas Indra: Pemuda Bukan Agent of Change Tapi Investor Of Change

Senin, 06 Juni 2022 - 16:16:57 WIB
Ketua Umum DPP KNPI, Dr. Ilyas Indra: Pemuda Bukan Agent of Change Tapi Investor Of Change
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Nasional - Dibaca: 33 kali

Jakarta, Melayutoday.com,- Kuliah kebangsaan pemuda Indonesia dilaksanakan oleh DPP KNPI yang berlangsung di Aula Rektorat universitas At Tahiriah, Kampung Melayu Jakarta, Senin ( 6/6/2022). 
 
Ketum DPP KNPI, Dr. Ilyas Indra dalam Keynote Speechnya menyatakan,  Peradaban Pancasila dan gagasan anak muda menjadi investor of change serta kaitannya dengan pemuda dalam pembangunan peradaban dunia. Menurutnya, Anak muda harus memiliki perubahan Inilah prinsip kita anak muda harus menjadi investor of change. Yakni jika sebagai Aktivis yang akan menjadi pemimpin masa depan yang unggul dan tidak boleh melangit tapi harus membumi.
 
Menurut Ilyas, Pemilik perubahan itu sebenarnya ada di dalam diri pemuda bukan agent of change. Tapi investor of change. Mereka yang Selalu menggerakkan perubahan bukan agent atau perantara untuk kepentingan lain. Bukan juga hanya sebagai  Volunteer perubahan dari kepentingan orang lain, artinya itu bukan pemilik perubahan.
 

Dari sebelum kemerdekaan, tambah Ilyas,  sampai era reformasi. Pemuda adalah pemilik perubahan. Kita harus merubah paradigma. Usia pemuda Antara 10-40 tahun. Minsed ini menjadi penting, Sehingga pemuda saat ini pada tahun 2045 bisa menjadi pemimpin .
  
"Gagasan hari ini harus menjadi leader atau SDM yang tangguh  jika Dikaitkan korelasinya dengan membangun peradaban dunia. Maka Pemuda harus membangun jaringan internasional'. Sangat penting dan wajib bagi pemuda saat ini. Dulu dalam kondisi serba terbatas para aktivis dan pemimpin masa lalu bisa membangun jaringan internasional. Namun pada Saat ini anak- anak muda yang serba terbuka seharusnya sangat mudah membangun peradaban internasional," jelas Ilyas.
 
Di era Dunia masa kini , tambah Ilyas, membangun jaringan internasional adalah sesuatu yang wajib. Membangun jaringan diplomatik, pendidikan dan bisnis serta Networking di PBB. "Anai- anak  muda tidak boleh ketinggalan untuk membangun jaringan internasional'. Apalagi kondisi terbuka dulu ekslusif, sehingga bukan hanyalah untuk kepentingan tertentu, tidak boleh anak-anak muda  tertutup . Ini tidak banyak ini bukan kesalahan, karena kita tak mau membuka diri atas kekuatan baru . Siapa saja pemuda Indonesia bisa dan berhak membangun jaringan.apalagi yang sudah masuk aktivis politik," tambahnya.
 
Terkait Konsep Pancasila, kata Ilyas,  Indonesia masih menjadi negara yang kuat. Kita membuka mindset baru pasti kita bisa. Aktivis yang jumlahnya kecil itu  yang dapat membangun dirinya sendiri. Aktifis harus menjadi orang hebat dan membangun kemandirian serta kekuatan peradaban baru dunia. Sesuai sekali dengan Tema kuliah kebangsaan pemuda Indonesia adalah "Investor of Change Pemuda Indonesia: Pemuda Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia ".
 
Selain Dr. H. Ilyas Indra, Ketua Umum DPP KNPI, yang hadiri diantaranya: Fahd Arrafiq, SE, MM, H. Pilar Saga Ichsan ST,M. Ars, Ketua umum Mapancas, ( Wakil Walikota Tangsel), Dr. Suherman, M.Pd, Ketua Alumni UNJ, dan  Dr. Dja'far Ngabalin, Ketua Penggerak Peradaban Pancasila. ( Harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)