Beranda » Opini » Tiga Alternatif Atasi Kegaduhan Politik

Jumat, 06 Mei 2022 - 20:31:24 WIB
Tiga Alternatif Atasi Kegaduhan Politik
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Opini - Dibaca: 64 kali

Tiga Alternatif Atasi Kegaduhan Politik

Oleh Masud HMN*)
  
Adakah jalan keluar ? Kegaduhan ada saja dan tidak bisa dielakkan. Hanya solusi yang diperlukan. Memang situasi dan kondisi politik Indonesia ada kegaduhan. Hal itu diawali dengan tiga alternativ atau tiga hal. Yaitu (i) menambah periode Masa jabatan presiden dari terbatas dua periode menjadi lebih.(2) menurunkan Presiden Jokowi sebelum habis masa jabatan atau tahun 2024 .(3) melanjutkan atau dengan alasan yang beragam pula.
 
Masing masing pilihan mempunyai pengikut yang masing masing punya program. Yang amat gencar adalah alterntiv satu yang mengusung agenda agar Presiden Jokowi lebih dari 2 periode. Ini membuat pemilihan (pemilu) ditunda. Ini dikatakan oleh pihak lain sampai ada pengesahan DPR ( dewan perwaklian rakyat.
 
Pada intinya terjadi perbedaan satu sama lain. Alhasil banyak agenda 
yang sudah ditetapkan terbengkalai atau menjadi tak terlaksana. Karena 
tidak ada waktu dan konsentrasi pelaksanaannya.Dari sisi opini tentang tiga periode mempunyai alasan yaitu bagaimna menggunakan anggaran hanya untuk memilih Presiden yang cukup banyak/lebih baik ditunda pemilihan Presiden. Banyak masyarakat yang terselamatkan . Ketimbang dengan hanya memilih Presiden.
 
Opini ini katanya didukung sejumlah orang yang banyak dari rakyat Indonesia; Oleh karenanya lebih menggunakan biaya pembangunan dari pada hanya program pemilu. Sementara segi konstitusionalnya diatur. 
Pendapat ini digagas oleh Luhut Binsar Panjaitan, Cak Imin ketua umum 
partai Kebangkitan Bangsa (PKB) . Zulkifli Hasan Ketua umum partai 
Amanat Nasional (PAN) dan lain lain. Namun hal ini ditolak dengan alasan hal itu tidak sesuai menurut ataran yang telah menentukan , sekali lima 
tahun. 
 
Pendapat kedua ialah turunkan Presiden Jokowi sekarang juga. 
Lantaran tidak becus memimpin Negara. Yaitu menambah banyak 
utang luar negeri. Utamanya ke negera Cina, hingga utang bertamba banyak. Pada gilirannya kita dikuasai Cina. Gagasan ini didukung oleh pihak Petamburan yaitu Habib Riziq dan lain lain. Dengan demikian pemerintah yang baru yang diprogramkan melaksanakan pemilu yang lebih adil yang memilih pemimpin yang berbobot dan jauh dari korupsi.
 
Pilihan ini ditolak karena tidak konstitusionil. Menimbulkn kerusuhan dan malapetaka politik. Rencana ini tidak banyak dukungannya.Usulan ketiga adalah usulan yang menyarankan maksimalkan apa yang ada sekarang. Pemilu tetap dijadwal tahun 2024 sesuai dengan waktu. Ini pendapat mahsiswa ( BEM).
 
Ketiga usul alternative baik yang menggagas tiga periode presiden dan 
yang menurunkan Presiden, semua mengandung resiko. Nampaknya 
beserta yang tetap melaksanan sesuai waktu pemilu 2024 belum ada 
kompromi. Artinya masih diperdebatkan. Kita berpendapat yang sedikit resikonya adalah pendapat mahasiswa.Yang pada dasarnya menyetujui berlansung sesuatu pada relnya kita laksanakan sebagai mana mestinya. 
Yang terbaik dan kecil risikonya Sebab dunia internasional akan memantau adakah kemapuan atau kebolehan suatu bangsa menjalankan sesuai dengan konstitusi yang ada. Bila bisa ini berarti bangsa itu bangsa besar. Bangsa besar adalah yang bisa melaksanakan undang undang dasar, Semoga !

Jakarta 6 Mayi 2022
 
*) Masud HMN adala Doktor dan Dosen Pascasarjana Universitas 
Muhammadiyah Prof Dr Hamka ( UHAMKA) Jakarta,  Email 
masd.riu@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)