Beranda » PROFIL » Yayasan Kariem Oei Jembatan Pembauran di Indonesia

Sabtu, 09 April 2022 - 16:03:20 WIB
Yayasan Kariem Oei Jembatan Pembauran di Indonesia
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: PROFIL - Dibaca: 117 kali

Yayasan Karim Oei Jembatan Pembauran di Indonesia

Jakarta, Sejarah Muslim Tionghoa tak terlepas dari ketokohan H. Kariem Oei. Beliau seangkatan dengan Bung Karno dan Buya Hamka. Semasa hidupnya dia berjuang untuk dakwah Islam.

Beberapa tahun setelah ditinggal Kariem Oei, berdirilah Yayasan Kariem Oei pada tahun 1991. Di dalam yayasan ini bernaung para mu' allaf ( etnis cina) yang baru masuk Islam. Namun pada tahun 1997 acara pengislaman dilakukan oleh yayasan.

Demikian diungkapkan Yusman kepada melayutoday.com, Sabtu (9/4/2022) di kantornya kawasan Lautze Jakarta Pusat.

Yayasan Haji  karim didirikan oleh tokoh tokoh ormas islam dari Muhammadiyah, NU, al wasliyah, ICMI, KAHMI, dan tokoh-tokoh China Muslim di Indonesia, dengan tujuan menyampaikan informasi islam kepada WNI keturunan China. Semntara masjid lautze nya diresmikan oleh Bpk BJ Habibie

Menurutnya, Kegiatan yayasan adalah tetap seperti biasa. Yaitu shalat lima waktu secara jemaah, sholat Jumat dan kegiatan pelajaran/ pengajian agama Islam. Begitu juga kegiatan buka bersama di bulan suci Ramadhan setiap hari Sabtu.
 
Visi dan misi Yayasan Kariem Oei, tambah Yusman,  seperti yang ada dalam Al Qur'an surat Al Hujurat ayat 13 yang berarti kita tidak memandang suku dari mana tapi yang dipandang adalah ketaqwaannya. Maka Yayasan Kariem Oei bisa kita sebut jembatan pembauran antara pri dan non pri ( etnis Tionghoa) di Indonesia.
 
"Namun yang utama membimbing mu'allaf  bersyahadat, begitu juga pembinaan kepada para muallaf," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)