Beranda » Nasional » Muhammadiyah dan Masa Depan

Kamis, 31 Maret 2022 - 19:58:32 WIB
Muhammadiyah dan Masa Depan
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Nasional - Dibaca: 86 kali

Muhamadiyah dan Masa Depan

Oleh Masud HMN*)
 
Tanpa gembar gembor Muhamadiyah sudah menjadi organisasi masyarakat yang besar. Tersebar diseluruh Indonesia bahkan diluar negeri. 
Banyak kegiatan sosial yang dilakukan seperti mendirikan Perguran Tingi atau unversitas juga membangun Rumah Sakit . Termasuk juga Panti 
Asuhan.
 
Tetapi masih saja organisasi yang didirikan 109 tahun yang lalu itu, tetap menamakan dirinya organisi sosial .Tidak bernafsu menjadi partai 
politik. Tekun menggeluti bidang sosial dakwah. Sudah 109 tahun.Tegak lurus dalam mengembangkan konsep dakwah yang progresif yang tidak tereduksi. Baik oleh faham atau oleh determinan amar makruf 
nahi mungkar.Masalahnya bukankah Islam bergerak disemua lini 
kehidupan . Termasuk bergiat dibidang partai politik ? Jawabnya iya ! Tetapi bidang politik itu satu bidang yang memerlukan satu perhatian khusus.Biarlah secara praktis ditangani oleh bidang . Seperti Majelis Hikmah yang secara special didirkan di Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Yang menghandel secara khusus soal yang bekaitan dengan politik praktis. Sehingga Muhamadiyah secara praktis. digarap oleh sebuah lembaga yang punya otoritas dibidang politik Tidak campur aduk, antara sosial dengan politik praktis..Sebab acap kali Interest politik menjadi gangguan. Artinya sering tidak sama antaragerakan sosialdakwah dan gerakan praktis poltik, Inilah sebabnya orang melihat, Muhamadiyah itu alergi politik. Artinya menjauh dari praktis politik.Tetapi hanya pada politik praktis. Tapi pada bidang politik umum semua sama.Hal ini sudah kami bentangkan dalam pikiran kami dalam buku Muhamadiyah dan Harapan Masa Depan halaman 13 ( Anwar Ali Akbar dan Masud HMN,2002,pen. Nuansa Madani, Jakarta). Kami menuliskan disitu bahwa Muahmmadiyah harus tetap pada dakwah amar makruf nahi mungkar. Tidak terpengaruh pada kemilau politik. Tetap tidak campur aduk tereduksi faham lain..Maksudnya agar Muhamadiyah tetap menjadi 
harapan masa depan. Menjadi khairah umat, Disatu pihak dapat menjaga dan dipihak lain bisa memberi harapan. Demikian buku tersebut yang juga di masukkan dalam kategori Library Perpustakaan Australia.
 
Sebagai penutup essay singkat ini dapat kita simpulkan yaitu perlu perhatikan dua hal:
 
Pertama menjaga ajaran Muhamadiyah yaitu dakwah sosial amar makruf dan nahyi munkar.
 
Kedua reaktualisasi ajaran Islam yang progressif sesuai dengan perkembangan zaman..Ini juga disebutkan dalam ayat Al Quran yang menyerukan ; Kuntum khairah umatun ukhrijat linnasi tak muru nabil makruf 
wa tan hau na anil mungkar wa tuk minu nabillahi 

Hendaklah kamu menjadi umat yang khairah ( 
cerdas, dan ditengah) yang beramar makruf dan 
nahi munkar. Seraya beriman kepada Allah (surat 
Ali Imran ayat 110).
 
Dalam kaitan itu Muhamadiyah menuju masa depan. Cenderung untuk mengurus umat secara cerdas dan progresif. Semoga !
 
Jakarta 8 Maret 2022
 
*) Masud HMN adalah doctor Dosen Pascasarjana 
Universitas Muhammadiayah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta.                    Email: masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)