Beranda » PROFIL » Fatahillah dan Syafruddin Perwiranegara

Kamis, 31 Maret 2022 - 19:43:02 WIB
Fatahillah dan Syafruddin Perwiranegara
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: PROFIL - Dibaca: 81 kali

Fatahilah Dan Syafruddin Perwiranegara

Oleh Masud HMN*)
 
Dua nama nyaris diulupakan dalam blantina dakwah di Jakarta. Fatahilah karena ia dikenal sebagai pendiri Jakarta.  Bukan sebagai tokoh penggiat dakwah. Begitu juga dengan Syafrudin Perwiranegara, hanya pribadi pejuang pahlawan. Namun kita menemukan catatan dari dua pribadi ini.
 
Kita awali dengan pernyataan apalah arti sebuah nama, sebuah pertanyaan Bukankah nama hanya simbol. Namun tiada orang senang kalau namanya buruk. Bisa marah kalau seseorang dipanggil dengan orang lain yang artinya jelek.Kisah demikian terjadi dengan nama satu tokoh ini. yang menyebut namanya dengan panggilan Fatahillah artinya kemenangan, dihubungkan dengan tokohnya perang melawan penguasa Banten. Maka orang Banten menyebutnya Fatahilah. Lalu ada yang memanggilkan namaya Sunan Gunung Jati dihubungkan dengan Sunan Bonang, Juru Dakwah di Jawa Tengah. Juga ada yang memanggilkanya dengan Raden Fatah dihubungkan dengan Raja di Banten. 
 
Juga ada yang menyebutnya dengan Falatehan dihubungkan dengan Juara silat di Banten, Jawa, Barat. Tapi nama itu baik pemenang, Semua oke, Tokoh dakwah, Raja, dan Juara.Semuanya baik. 
 
Yang menarik dari figur ini ia meninggalkan ungkapan yang penting kepada anak dan cucunya yaitu tiga hal :
 
Pertama adalah mendirikan masjid. Menganjurkan kepada cucunya supaya kelak setelah dia meninggal dunia mendirikan masjid di daerah dimana ia bertampat tinggal.

Kedua, petuah beliau adalah bersikaplah taqwa kepada Allah. Yaitu bertaat kepada perintah Allah dengan cara menjalankan perintahAllah serta menjauhi larangannya. Dikerjakan dengan tekun.
 
Ketiga, hormat kepada orang tua, Mendengarkan ucapannya. Menuruti 
penagarahan yang diberikannya.
 
Inilah tiga wasiat penting dari Fatahillah kepada turunnnya. Sehingga 
menjadi teladan anak cucunya. Antara lain ,memberi nama kota dari Jaya karta menjadi Jakarta yang sekarang sudah 624 tahun.
 
Demikianlah menurut buku Dakwah Islamiyah pada halaman 80 yang dihimpun H. Ramlan Marjonet seorang aktivis dakwah dari kumpulan Khutbah KH.Hasan Basri, menceritakan bahwa persoalan dakwah di Jakarta terkait dengan peranan besar dari Fatahilah. Tertutama dengan tiga butir wasiat dari Fatahillah kepada keturunnnya seperti tersebut diatas.; Ini sangat berkait dengan dakwah dan fungsi Masjid.
 
Ramlat Marjonet yang wafat awal berjangkitnya Covid 19 tahun 
2020. Sempat mengumpulkan khutbah Jumat KH Hasan Basri (alm)
Sebanyak 41 judul yang diterbitkan Media Dakwah Kramat Raya 45 
Jakarta setebal 205 halaman. Sebuah dokumen sejarah yang berarti.
Bagi Hasan Basri - seperti catatan dihimpun dalam buku tersebut-tidak 
ada ormas islam yang memprogamkan pendirian Masijid di Jakarta. Hanya dapat ditemukan Mr Syafruddin Perwiranegara yang masa menjabat jadi Gubernut Bank Indonesia (BI) yang mengambil inisiatif masjid dianktor kantor. Ini untuk memudahkan karyawan yang beragama islam untuk sholat Jumat.
 
Menyusul catatan berikutnya yaitu Hanya dua nama itulah yang ditemukan KH Hasan Basri . Sebab itulah nama tersebut ditempatkan figure yang ikut dalam mendirikan rumah ibadah di Jakarta untuk dikantor . Artinya yang awal. Pada belakangan sudah banyak yang ikut berperanan diatas. Kita temukan dua figure yang penting. Maksudnya yang mengawali perkembangnya rumah ibadat (masjid) di Jakarta. Dari sinilah dakwah Islam melalui masjid di Jakarta’
 
Dua figur itu yang berperan menjadikan kita Jakarta kita Masjid. Pertama yaitu 
Fatahilah sebagai pendiri kota Jakarta dengan tiga wasiatnya Yaitu, mendirikan 
masjid, dan menghormati orang tua. Kedua Syafruddin Perwiranegara sebagai Gubernur BI menjadikan Masjid dikantor bagi Jemaah Muslim untuk sholat Jumat. Kedua nama itu patut kita kenang. Wallahu aklam bissawab.
 
Jakarta 28 Februari 2022
*) Masud adalah Doktor dan Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka ( UHAMKA ) Jakarta, Email: masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)