Beranda » Ekonomi » Rokhmin Dahuri: Cetak Biru Program Kelautan

Kamis, 16 Desember 2021 - 09:54:36 WIB
Rokhmin Dahuri: Cetak Biru Program Kelautan
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 226 kali

Rokhmin Dahuri :  Cetak Biru Program Kelautan
 
Oleh Dr Masud HMN*)
 
Membayangkan  laut sumber daya ekonomi  sama  sebagaimana halnya tanah, maka  alangkah  kayanya   Indonesia ! Karena  kita memiliki tanah dan juga memiliki air, laut yang luas, Bahkan  perbandingan wilayah Indonesia  Antara laut dan tanah  adalah 70 berbanading 30. Artinya  wilayah Indonesia  70 percentnya adalah lautan. Termasuk juga  area air danau ,dan sungai.
 
Bukan tanpa  alasan menyimpulkan  laut adalah sumber daya ekonomi. Karena laut memiliki ikan dengan segala jenisnya,Tidak salah  untuk menetapkan  Cetak Biru Program Kelauatan. Seperti symbol Tentara Nsiomnal Angkatan laut kita yaitu  Yales Veva  Yayamahe  atau   Di laut kita jaya
 
Dengan kata lain bisa menjadi penghasil uang, menjadi  penghasil  dollar. Menjadi sumber daya  ekonomi,  sebab dilaut ada dollar. Tinggal lagi bagaimana  laut menjadi menghasilkan dollar,
Ahli kelautan dari IPB Bogor, Profesor Rokhmin Dahuri  baru baru ini  menyatakan perlunya Indonesia  membangun  ekonomi kelautan untuk mensejahterakan rakyat.
 
“Bumi air  dan ruang angkasa  serta apa yang  didalanya harus  digunakan untuk sebesar besarnya  kepentingan rakyat. Jadi tidak boleh  lautan kita mubazir, jadi lahan yang tidur, tanpa fungsi kesejahteraan untuk rakyat”;tegas Rokhmin Dahuri.
 
Kata  mantan  Menteri Kelautan dan Perikanann itu, potensi yang tekandung  pada perikanan darat dan  prikanan laut harus menyumbang pada  pembangunan.” Termasuk kontribusi  pada  anggaran pembangunan daerah (APBD) Sumatera  Barat” ujarnya  dihadapan forum Dinas   Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, 10 Desember 2021 yang lalu
 
Bagaimanapun, Rokhmin Dahuri sebagai  guru Besar  Kelautan dan Perikanan IPB Bogor, amat terbuka.Tanpa tedeng aling aling ia tegar dalam bidang keahliannya ini dan  berjuang   untuk menjadikan cetak biru pembangunan Indonesia kedepanya.
 
Diakuinya  memang hal itu tidak mudah setidaknya karena  ada  9  masalah. YaiPertam
Pertama, terbatasnya infra struktur perikanan, seperti transportasi, irigasi ,pelabuhan
 
Kedua,  masalah pencemaran degradisi fisik.

Ketiga, dampak perubahan iklim.
 
Keempat,  suku Bunga Bank yang tinggi 
 
Kelima, ego pejabat daerah dan keWARGANEGARAAN.
Keenam, iklim investasi 
 
Ketujuh, kualitas SDM, ethos kerja dn akhlak rendah..

Kedelapan,kerjasama pemerintah,,Swasta, akademi dan masyrakat,
Kesembilan kebijaksanaan politik ekonomi belum komdusif
Terhadap masalah diatas  diajukan  3  strategy mengatasi  hal tersebut  yaitu 
Pertama  modernisasi,peralatan ,transfotasi, pengolahan
Kedua , diversikasi usaha berbasis komodity, jenis tangkap dsb.
Ketiga, pengembangan kawasan
Dari strategy diatas tujuannya ingin mencapai pensejahteraan masyrakat.Yang  terutama ditujukan masyrakat  pesisir dalam arti penginkatan pendapatan dan mengurangi kemiskinan.
Akhirnya bagi kita tampilan  Rokhmin Dahuri  dengan gagasan laut yang mensejahterakan  dari   program yang disampaikan merupakan harapan kita bangsa Indonesia.Sukses  ini menjadi  langkah briliyant  kedepan dalam memaksimalkan  laut sebagai  pengganti tanah yang selama ini menjadi sumber  utama ekonomi . Semoga !. 
 
Jakarta  13 Desember 2021
 
*) Masud HMN adalah Doktor Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah  Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta,

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)