Beranda » Ekonomi » Bank Muamalat Masuki Era Baru

Minggu, 21 November 2021 - 19:40:45 WIB
Bank Muamalat Masuki Era Baru
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 36 kali

Bank Muamalat  Masuki Era Baru

Oleh DR Masud HMN*)

Dengan terjadinya  hibah dari Islamic Development   Bank  (IDB) berpusat di Jeddah Saudi Arabia , Bank Boubyan, Attwil Holding Limited, National Bank Kuwait. IDB foundation dan BMF Foundation  kepada  Badan Pelaksana Kegiatan Haji (BPKH) maka  Bank Muamalat memasuki era baru  sebagai bank syariah pertama  di Indonesia.

Dengan hibah lembaga tesebut diatas  kepada BPKH   menjadikan munculnya  BPKH menjadi  pemegang saham utama  atau  saham mayoritas di Bank Muamalat  yakni sebesar 78, 45 percent.

Seperti dilansir media   Bisnis,com  Jakarta  16 November  2021, bahwa untuk selanjutnya  diperlukan  manejemen baru untuk melaksanakan operasional meningkatkan keinerja keberadaan Bank Muamalat . Yakni berkaitan  sumber daya manusia (SDM) serta  perencanaan strategis lainnya.
” Dengan penanda tanganan akta  persetujuan hibah  menjadi momentum positif untuk memperkuat perseroan” kata direktur Bank Muamalat  Achmad , K Permana
Secara umum apa yang dikatakan  Achmad K Perma Tuna  sudah tepat,Karena  BPKH sebagai  lembaga keuangan haji mendapat hibah saham untuk diberdayakan pemegang  saham utama  di Bank Muamalat. 

Hal itu dapat dilihat dari hal berikut
Pertama soal membangkitkan  tata kelola manajemen,berbasis SDM karena  kunci untuk bisa  bangkit  semula.

 Dengan mengutip Fauziah Rizky Yuniarti seorang peneliti Ekonomi Syariah dari  INDEF  yaitu BPKH harus memiliki  intervensi penuh untuk merombak organisasi Bank Muamalat.Karena bagaimanapun dana BPKH adalah dana  dari Jemaah haji yang tak boleh salah pengunaaannya.
Tujuannya  mempertahankan kredibiltas berbasis kehati hatian dan profesionalitas 
“Cari tahu what when wrong (apa.kapan.keslahan) dari manajemen yang ada siapa yang bertanggung jawab agar masaalahnya diketahui dan diselesaikan dengan cepat” kata  Fauziah Rizky  Yuniarti. 

Yang kedua, tentang perlunya  personal yang tepat dalam mengemban Bank Muamalat  yang  baru. Seperti tokoh perbankan  dan keuangan yang  berpengaalamn Mereka  tokoh cemerlang   diluar  atau membesarkan  Muamalat  dimasa lalu. 

Kita  bisa menyebut Prof Dr Bambang Sudibyo mantan Menteri keuangan,  Dr Riawan Amin mantan  Dirut bank Muamalat, Kemudian Beny Wijaksono  dari mantan Bank  Mega Syariah kini  anggota BPKH, serta Zainul Bahar Nur mantan direktur bank Muamalat dan Duta Besar RI di Yordania.
Dari dua  sudut pandang  itu yakni perlunya manajemen dan personal yang andal maka kebangkitan Bank Mumalat  adalah sesuatu yang niscaya. Tanpa itu sulit untuk menempatkan Bank Muamalat  bangkit berjaya  .apalagi dalam persaingan  global sekarang ini. Kita  berharap Indonesia punya bank syariah  yang  maju mengiringi langkah bangsa Indonesia kedepan.Semoga !

Jakarta 20 November 2021

*) Dr Masud HMN adalah Dosen Pascasarjana  Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta Email  masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)