Beranda » Warta Daerah » Ketua PU Kab. Gresik: Pengurus Yang mengundurkan diri Tak Punya Efek Signifikan

Jumat, 08 Oktober 2021 - 17:02:38 WIB
Ketua PU Kab. Gresik: Pengurus Yang mengundurkan diri Tak Punya Efek Signifikan
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 56 kali

Elit PU Yang Mundur Tak Punya Efek Signifikan 

Gresik,  Jawa Timur,  Melayutoday.com, - Banyaknya para pengamat menilai Partai Ummat tak akan lolos pada pemilu 2024 ditanggapi santai,  begitu juga banyaknya pengurus yang mengundurkan diri,  direspon tidak signifikan oleh Ketua DPD Kabupaten Gresik, dr. Boerhanuddin. 

Dihubungi lewat HP / Wa nya, Jumat (8/10/21) siang, Pak Boer, begitu ia akrab disapa mengatakan Dulu, PAN juga dinilai seperti itu oleh pengamat, terutama waktu itu Pengamat dari CSIS, selama itu pula CSIS menjadi rival laten bagi PAN.

Menurutnya, Hanya selang 16 tahun untuk meluluh lantakkan idealisme Partai pengusung Reformasi. Ketika ditanya, Apakah hari ini idealisme reformasi masih ada? Menurut Boerhanuddin,
saya kira era reformasi sudah tamat.

Partai Ummat kira kira bisa direspon positif di jawa timur? Kata Boerhanuddin, Ketika awal saya didapuk untuk bersama-sama mengarahkan PU Gresik, setidaknya ada 3 yang saya respon, dari 7-8 ormas yang mengundang saya untuk komunikasi, semua sangat jelas tidak menginginkan PU menggandeng Umat Islam. Singkatnya mereka memberi saran untuk tidak mendekati komponen ormas Islam. 

"Ini gambaran yang sangat jelas pada fenomena yang sangat mereka takuti.Kalau PU berkomitmen kuat untuk menjaga Ukhuwah Ummat Islam, Insya' Allah PU bisa bertahan di Jawa Timur," jelas Boerhanuddin. 

Artinya,  komponen ormas Islam tidak menjadi satu satu nya basis massa pendukung PU? "Saya pribadi berharap PU, bukan hanya menjadi rumah satu ormas Islam. Bahkan Teman-teman saya yang Nasrani pun banyak yg mendukung berdirinya PU," ungkap Boerhanuddin berharap. 

Ormas terbesar NU,  Muhammadiyah,  Persis,  Al Irsyad,  DDII,  HMI,  PII,  partai islam lain juga mengklaim menjaga ukhuwah,  lantas bagaimana gerak langkah PU?
Menurut Boerhanuddin,  Bagian terbesar dari ormas Islam yang belajar dari sejarah perjalanan perjuangan sudah jenuh dengan kondisi saat ini, menurut saya tidak sedikit yang menyadari kalau ormas Islam hanya dimanfaatkan oleh segelintir elitnya. 

"Saya tidak klaim dukungan dari salah satu ormas Islam terbesar, tapi tentu saya sangat berharap kesadaran itu menjadi pemicu dukungan pada PU," kata Boerhanuddin. 

Ketika ditanya, Adakah pengaruh terhadap PU, para elit dan pengurus daerah yang eksodus dari PU? Dia menilai Elit yang eksodus dari PU itu, saya kira perlu dilihat rekam jejaknya dan motif eksodusnya.

" Secara umum tidak ada efek yang signifikans pada PU, karena jejak yang eksodus itu bisa kita lihat sangat jelas rekam jejaknya, "pungkasnya. ( hrun). 

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)