Beranda » Warta Daerah » Ikhtiar Memajukan Pendidikan dan Dakwah Muhammadiyah di Bangkalan

Sabtu, 25 September 2021 - 09:28:40 WIB
Ikhtiar Memajukan Pendidikan dan Dakwah Muhammadiyah di Bangkalan
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 57 kali

Ketua PDM Kab. Bangkalan,  Dr. Ir. H. Tamar Djaja, MM: Berjuang Memajukan Pendidikan dan Dakwah Muhammadiyah 

Bangkalan, Melayutoday.com, --  Gerakan pendidikan dan dakwah yang dilakukan Persyarikatan Muhammadiyah di Kab. Bangkalan terlihat berjalan lamban. Bahkan kalau boleh disebut stagnan. Padahal Dakwah dan pendidikan adalah dua lahan garap Organisasi yang terus bergerak,  tak lapuk karena hujan dan tak mati karena panas. Suatu semboyan yang tepat disematkan kepada Muhammadiyah. Sebab,  tanpa amal usaha diatas, Muhammadiyah akan kehilangan marwah dan ruh perjuangannya. 

Pernyataan diatas dituturkan Dr. Ir. H. Tamar Djaja MM, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM) Kab.Bangkalan kepada penulis lewat Wa, Jumat (24/9/21) malam. 

Kata dia,  Problem pertama dalam bidang dakwah, adalah kita berhadapan dengan lemahnya solidaritas antar warga Muhammadyah sendiri di Bangkalan. Masalah kedua adalah kurang sinkronisasi dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

" Kedua masaalah ini yang perlu diatasi sesegera mungkin di internal Muhammadiyah Bangkalan. Sehingga perjalanan organisasi akan berlangsung sehat  terutama dalam menjalankan misi gerakan Muhammadiyah ke depan di Bangkalan. secara, " jelas Tamar serius. 

Tentu ini merupakan tanggung jawab semua pengurus secara kolektif kolegial seluruh pengurus dan warga Muhammadiyah se- Kab Bangkalan. 

Terkait bidang pendidikan,  kata Tamar Djaja, Muhammadiyah Bangkalan menghadapi masalah Kualitas pendidikan. Hal ini berkaitan langsung dengan masalah profesionalisme Guru serta kemampuan management sekolah.

"Kualitas pendidikan tergantung kepada kompetensi dan kesejahteraan guru serta manajemen pendidikan yang baik, " tambah Tamar Djaja. 

Ibaratnya, ruangan sekolah sudah ada, guru dibayar apa adanya,  apakah akan menghasilkan kualitas pendidikan yang baik?

Ketika dimintai contoh-contoh sinkronisasi di lingkungan AUM, Tamar hanya menjelaskan secara umum bahwa masing-masing pengurus baik di bawah naungan cabang maupun daerah, terkadang secara teknis tidak satu pintu , mereka masing-masing berjalan sendiri sendiri.

" Mungkin karena menganggap bahwa amal usaha Muhammadiyah (AUM) adalah sebagai bentuk pengabdian. Tidak ada gaji tetap. Sehingga masing masing jalan sesuai dengan keikhlasannya," terang Tamar. 

Sementara itu,  dibidang pendidikan,  tambah Tamar, pada umumnya sekolah sekolah di lingkungan Muhammadiyah di Bangkalan, tidak ada progres secara berkala.
Baik tentang materi pelajaran dan lain lainnya.

" Oleh sebab itu,  AUM bidang pendidikan yang sudah maju dan Survive perlu,ditingkatkan  sedangkan untuk pengelola pendidikan yang masih kecil,  belum mampu dan belum maju,  kami menghimbau agar yang kuat bisa membantu yang lemah, ada bantuan berkala agar sekolah Muhammadiyah itu bisa hidup dan Survive, " pungkas Tamar Djaja.(Harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)