Beranda » Nasiional » PM. Malaysia Kompromi Dengan Pembangkang

Kamis, 16 September 2021 - 17:20:54 WIB
PM. Malaysia Kompromi Dengan Pembangkang
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Nasiional - Dibaca: 78 kali

PM  Malaysia Kompromi  Dengan Pembangkang 
 
Oleh DR Masud HMN*)
 
Perbedaan politik pihak Kerajaan  dibawah  Perdana Menteri  Ismail  Sabri Yacob dengan  kelompok Pembangkang Pakatan Harapan (PH)  dipimpin Anwar Ibrahim   belakangan ini di Malaysia  diterpa  problem rumit, Namun  ternyata ada  solusinya, Luar biasa ! 
 
Yaitu PM Ismail Sabri Yacob dan   Anwar Ibrahim dari Pembangkang bertemu lalu   ditanda tangani   kesepakatan  Mutual of  Understanding (MoU) antara  dua belah pihak 12 September 2021  lalu.  
 
Solusi itu tentu  belum memuaskan semua pihak. Ada yang berkorban  untuk  mencapai kesepakatan tersebut.Ya,  demikianlah   solusi  yang  dapat disepakati dipercaya itulah terbaik diantara  alternative yang ada.
 
Hal ini sebagaimana kita ketahui, gendang  pertikaian yang  ditabuh  adalah berkisar  kedudukan  Ismail Sabri Yacob formalnya  didukung  UMNO dengan legitimasi mayoritas tipis yaitu 114  lawan 95.Yang  masaalah pula  harus disahkan perlemen  sidang  16 Sepetember 2021, dibawah  bayangan  akan ada ahli perlemen  yang berubah
 
Sekilas  pandang PM punya kegelisahan  mayoritas tipis itu  bisa  saja tumbang sidang perlemen. Berakibat  Kerajaan jatuh. Konsekwensi nya  PM harus  diganti dengan  figure lain. Satu keadaan yang tidak dikehendaki.
 
Bahkan ada yang meprediksi Malaysia akan  menghadapi kerusuhan dalam sidang perlemen. Muncul persoalan  sulit. Kalau itu  terjadi bisa saja  Yang Dipertuan Agong  Raja Malaysia  negambil alih dengan  menetapkan  kondisi darurat.  
Nuansa  politik itu cukup alasan mengingat  kelompok  pembangkang  semakin mendapat  simpati dan dukungan  kuat.Pihak kerajaan dalam hal ini PM Ismail Sabri Yakob mencari antisipasi jalan pintas yang  elok. Ya itulah MoU 
Pembangkang  tidak bergabung  dengan Kerajaan, namun merumuskan kebijakan bersama.Antara lain pembentukan dewan pengarahan kebijakan nasional, reformasi perlemen,penguatan  kekuatan  kehakiman jauh dari pengaruh kerajaan,   dan menyiapkan  Pilihan Raya  sesuai waktu. Yaitu Juli 2022.
 
Kembali soal  MoU,inilah jalan tengan pemerintah tidak jatuh dalam sidang  perlemen 16 September  esok. Jaminan  pihak oposisi  akan mendukung penuh karena sudah ada titik temu. Yang  menjadi kan  kepentingan rakyat , memperkasakan  kebersamaan ketimbang  urusan pribadi atau kelompok.
 
Bagaimanapun Malaysia  amat teruk dengan pandhemi Covid 19. Tak bisa lagi  diabaikan , apalagi membawa bawa campur aduk pertikaian politik. M eletakkan Matlamat utama penting.   Yaitu pemulihan ekonomi, menyelesaikan musibah  Covid 19 dengan segera.
 
Dapat disimpulkan telah  ditemukan inisiativ hebat dari lompromi dua tokoh Ismail Sabri Yacob dan  Anwar  Ibrahim yang dapat  mengelakkan  pertikaian politik Malaysia . Dengan  itu  masalah utama  Pandhemi Covid 19 dan  pemulihan ekonomi dapat difokuskan penanganannya..Sidang perlemen  16 September  2021  akan lebih bermakna  bagi rakyat Malaysia, Semoga  demikinlah.
 
Jakarta 15 September 2921
 
*) Penulis adalag Dosen Pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta, Email  masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)