Beranda » Nasiional » Ismail Sabri Yakoob, PM Baru Malaysia

Minggu, 22 Agustus 2021 - 21:59:28 WIB
Ismail Sabri Yakoob, PM Baru Malaysia
Diposting oleh : Harun AR
Kategori: Nasiional - Dibaca: 97 kali

Ismail Sabri Jacoob PM Baru Malaysia
 
Oleh Masud HMN*) 
 
Ismail Sabri Yacoob akhirnya resmi  dilantik jadi  Perdana  Menteri (PM)  Baru Malaysia  ke 9 oleh Yang  Dipertuan Agung  Sultan Abdullah  Ri’ ayatuddin all Mustafa Billa Sah  Raja Malaysia 21 Agustus 2021 lalu menyudahi sengketa  politik  yang menerpa .
 
Figur yang  sebelumnya  menjabat Wakil Perdana menteri  berusia 61 tahun itu pribadi moderat  dan cukup andal , nampaknya  tepat untuk menangani   hiruk pikuk persaingan politik Malaysia belakangan ini. Ia akan melanjutkan tanggung jawab Muhyiddin Yasin dalam periode sisa jabatan   Perdana  sebelumnya  yang mengundurkan diri.
 
Seperti dilansir  harian Star Malaysia, Ismail Sabri Yacob yang dicalonkan UMNO  memperoleh dukungan 114 dari 222  suara  mayoritas ahli perlemen dari semua kandidat yang ada, “Antara lain  Anwar Ibrahim dari partai Keadilan”  tulis harian Star  edisi 21 Agustus 2021.
 
Sehingga  Ismail Sabri Yacob yang  menjadi wakil  Presiden UMNO itu  berdasar hasil undi telah mendapat dukungan mayoritas.  Seterusnya sesuai kewenangan Yang Dipertuan Agung dengan pemerintah berperlemen yang mendapat suara lebih itulah yang berhak menjadi  PM..Dukungan  mayority itulah bukti legitimasi  pemerintahan atau tidak legitimatenya kerajaan. Seperti PM Muhyiddin Yassin ia kehilangan  dukungan mayority ahli perlemen karenanya  mengundurkan diri. 
 
Menjadi tantangan  masa hadapan bagi  PM Sabri adalah  masalah  wabah pandemi  dan kelanjutan dampak politik belakangan ini dan soal Pilihan Raya (PRU) ke 15.Dua hal utama ini yakni soal  wabah pandemic dan  politik menghadapi PRU tidak ringan. PM Sabri  harus  bekerja  sungguh sungguh termasuk soal  ekonomi
Terhadap soalan  wabah pandhemi dan pemulihan ekonomi mungkin tinggal meneruskan atau tindak lanjut. Karena apa  karena   telah ada  rencana  semula yang mana  sang PM telah melakukannya.Artinya dapat dikatakan soalan yang  relative  agak ringan.
 
Akan tetapi soalan  politik berbeda. Ada kondisi carut marut atau  konflik didalamnya. Hemat penulis setidaknya  ada dua  masalah  yaitu politik partai UMNO,yang kedua   masaalah  partai keadilan.Artinya sama berbasis Melayu, namun  belum dapat  jalan seiring.
 
Sebagaimana  kita  tahu, UMNO yang  membawa  bendera  partai orang Melayu sudah berkuasa lama.Hanya  peiode  terakhir ini UMNO dibawah pimpinan Najib Razak  kalah. Ini sebuah ironi ditanah  bumi Melayu  partai Melayunya  kalah. Apa yang salah
Secara sederhana UMNO partainya  Melayu tapi perjuangannya tidak lagi, sudah bergeser. Tidak salah kalau  ada partai Keadilan,  parti  Pribumi Bersatu menjadi wadah perjuangan politik Melayu. Bukan saja tidak sama tetapi malah bermusuhan.
 
Kita mencatat  bagaimana pertembungan   Mahathir Muhammad  dam  Najib Razak serta Anwar Ibrahim sehinga tokoh itu  belum dapat duduk bersama. Terhadap  Fenomena ini bukan saja  menarik  tetapi amat penting  dikaji  karena menimbulkan akibat  dilemma bagi  masyarakat  Melayu .
 
Apakah harus  membela  partai berbasis kepentingan masyrakat Melayu atau  membela kepentingan   UMNO. Sebab  masyarakat Melayu dan UMNO tidak identik  lagi seperti awalnya. Meski  kemudian dicoba  membentuk Barisan Nasioanl (BN) yakni sebuah wadah kordinasi partai yang disponsori UMNO.
 
Paparan diatas  menjelaskan  UMNO  belakangan  ini. Syukurlah  UMNO  berkuasa lagi dengan  dilantik nya PM Ismail Sabri Yacob. Tinggal lagi bagaimana  UMNO  memainkan  peranan yang elok.Memperbaiki  kekeliruan tokoh masa  lalu  yaitu salah guna kuasa,rusuah  atau korupsi yang fenomenal.Yang terbaik bagi Malaysia itulah yang  berguna  bagi masyarakat Melayu.
 
Dalam perapektif ini kita  masyarakat Indonesia  menyampaikan ucapan selama berkhidmat pada Negara. Kemudian  iringan doa kepada PM Ismail Sabri Yacoob. Semoga sukses.
 
Jakarta 21  Agustus 2021
 
*) Dr Masud HMN  adalah Ketua Pusat Kajian Peradan Melayu (PKPM) Jakarta dan Dosen  Pascasarjana  Universitas Muhammmadiyah  Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta, email masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)