Beranda » Opini » Suksesnya Diplomasi Haji Malaysia

Selasa, 20 Juli 2021 - 00:16:02 WIB
Suksesnya Diplomasi Haji Malaysia
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Opini - Dibaca: 146 kali
Suksesnya Diplomasi Haji Malaysia
 
Oleh Masud HMN*)

Di antara faktor yang meyakinkan Pemerintah Arab Saudi memberi izin untuk menunaikan ibadah haji pada negara di dunia masa pandemi adalah faktor diplomasi. Yang dalam hal ini kemampuan pejabat Malaysia untuk memberi pengertian, sikap persahabatan, dan kerja sama. Termasuk pendekatan ekstra dengan negara penjaga dua tanah haram itu.
 
Apalagi dalam masa pandemi dua tahun ini, Kerajaan Saudi Arabia sangat hati-hati menentukan atau memilih memberi izin. Yaitu, Jemaah Negara mana saja yang diberi izin untuk berhaji. Memenuhi persyaratan yang ditentukan Kerajaan Saudi Arabia. Mulai vaksin yang digunakan,  kelengkapan protokol kesehatan dan lain sebagainya.
 
Diplomasi Malaysia sukses dalam meyakinkan King Salman Raja Kerajaan Saudi untuk memberi izin Jemaah Haji Malaysia tahun ini. Hal itu menjadi berita besar Malaysia minggu ini tersebar di banyak media, baik media cetak maupun media elektronik.
 
Pada intinya, Malaysia diizinkan untuk memberangkatkan Jemaah haji tahun 1442 Hijriah. Walau jumlahnya hanya terbatas 263 orang. Rakyat Malaysia menyambut dengan suka cita kabar sudah lama tunggu, karena berkaitan dengan pandemi Covid19.
 
Seperti disampaikan oleh Menteri Agama Malaysia Datuk Zulkifli Muhammad al Bakri di Putraya, Kamis 14 Juli 2021. Mantan Mufti Persekutuan Semenanjung Tanah Melayu itu, selain gembira hati juga menyatakan kebangaannya terhadap King Salman Raja Kerajaan Saudi Arabia (Suara.com, 14 Juli 2021).
 
Kata Datuk Zulkifli ini indikasi bahwa selama ini Jemaah Haji Malaysia termasuk punya disiplin baik diantara jemaaah haji dunia. Untuk tahun ini merupakan bagian dari total 60.000 orang Jemaah haji yang diizinkan Kerajaan Arab Saudi. Tentu banyak Negara yang tidak memperoleh izin termasuk Indonesia.
 
Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI dan meminta kepada menteri Agama RI untuk juga berusaha keras memperoleh izin berangkat haji tahun ini. Untuk mendesak kepada pemerintah Arab Saudi, ujarnya.
 
Pernyataan Hidayat Nur Wahid sudah tepat. Karena sudah tertunda dua kali musim haji. Alasannya, seperti hampir semua orang mengetahui bahwa tiada perbedaan kondisi Jemaah haji Malaysia dan Indonesia. Tetapi kenapa Malaysia lolos mendapat izin Indonesia tidak. Ada hal apa?
 
Terdapat dugaan kuat Indonesia dengan Menteri Agamanya kalah gesit. Atau juga memang Indonesia tidak bersemangat mengurus jemaah hajinya untuk berangkat ke tanah suci. Haji tak lebih penting ketimbang mengurus PPKM dari Pandemi Covid 19 atau membangun infrastruktur.

Dalam hal ini Menteri Agama yang dapat menjawabnya. Namun bercermin dengan Negara tetangga Malaysia apa yang kurang pada Indonesia. Rakyat hanya bisa pasrah.
Akhirnya penulis sebagai orang Indonesia yang Muslim walau sudah pernah haji tak bisa menutupi bagaimana keinginan kuat dan tekad untuk memenuhi panggilan haji. Apatah lagi Negara lain Jemaah hajinya bisa berangkat. Wallahu a’lam bisshawab.
 
Jakarta 15 Juli 2021
 
*) Dr Masud HMN adalah Ketua Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM) Jakarta. Email masud.riau@gmail.com

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)