Beranda » Megapolitan » Mat Peci Cs Minta Pemerintah Menata Setu Pangarengan Lewat Konsep Eko Edu Wisata

Senin, 07 Juni 2021 - 03:52:49 WIB
Mat Peci Cs Minta Pemerintah Menata Setu Pangarengan Lewat Konsep Eko Edu Wisata
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Megapolitan - Dibaca: 46 kali

Beberapa Pegiat Lingkungan Gelar Aksi Bersih Bersih Setu Pangarengan Cisalak Sukmajaya Depok

 "Alam Kami, Lingkungan Hidup Kita Semua" 


Depok, Jawa Barat,-Melayutoday.com,- Dampak bencana dari krisis iklim di seluruh Indonesia ada di depan mata. Kami mendorong aksi bersih-bersih lingkungan hidup dan alam sekitar agar pemerintah Indonesia mempunyai program  nyata dan sangat serius dengan kebijakan yang berpihak pada lingkungan hidup dan alam di tengah perkotaan.

Begitu narasi beberapa LSM pegiat lingkungan hidup di depan sejumlah media saat menyampaikan gelar aksi bersih- bersih  enceng gondok di Setu Pangarengan, Cisalak, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Ahad (6/6/2021) pagi.

Menurut Erri Arianto Machfud yang mewakili para penggagas aksi, tempat ini akan dibangun kampus UII, dekat dengan Pemkot Depok, tapi Setu-nya belum dirawat dengan baik, apa ada keterbatasan atau ada deskriminasi. " Padahal membangun Setu Pangarengan Cisalak, Sukmajaya Depok banyak manfaatnya diantaranya warga tidak terkena banjir, tidak terdampak sampah, airnya akan bersih, tidak keruh dan bau. Dengan aksi ini agar Pemerintah bisa memperhatikan kondisi setu yang kedangkalannya sudah hampir satu meter.

" Padahal kalau kondisi setu ini bersih maka sudah layak untuk pengembangan ekonomi kreatif. Pokdar wisata akan terus kita lakukan sebagai wisata edukasi, termasuk bagaiman kebun- kebun pembibitan enceng gondok yang memiliki nilai ekonomis, begitu juga setu bisa dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau bagi anak- anak kita. Mudah- mudahan setu yang luasnya sekitar 10,8 hektar ini bisa dimanfaatkan secara optimal, yang hari ini menggelar aksi bersih bersih supaya pemerintah menyaksikan kondisi Setu yang kini masih belum tertata secara baik,"jelas Ery.

Dengan nada yang hampir sama, Usman Firdaus dari Mat Peci ( Masyarakat Pecinta Ciliwung), mengungkapkan bahwa membangun setu Pangarengan Cisalak, Sukmajaya Depok sangatlah berguna bagi pemberdayaan masyarakat. 

" Dalam membagun pemberdayaan ini ada tiga konsep " eko edu wisata" yaitu tujuannya: menjaga enviroment ( lingkungan ekologi), edukasi masyarakat dan enpowerment ( pemberdayaan masyarakat), kalau ketiga konsep ini jalan maka akan berdampak kepada sosial ekonomi dan kearifan lokal ( local wisdom).
 
Kami minta Pemerintah memperhatikan dan peduli serta menata Setu yang berada di sekitar Jalan Tol Ir. Juanda ini dengan konsep Eko Edu Wisata sehingga berdampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar," jelas Usman Firdaus kepada MELAYUTODAY.COM.

Mereka yang mengajukan pernyataan agar pihak Pemerintah punya kepedulian dan perhatian terhadap siklus ekologi dari lingkungan di kawasan setu yang saat ini tampak tidak terawat.  

Elemen Lembaga Swadaya Masysyarakat yang hadir yaitu terdiri dari:  Pokdarwis ( Kelompok Sadar Wisata) Situ Pengarengan,  Daneil Palupessy, Acsena Humanis Respon Foundation, Erri Arianto Machfud, Mat Peci (Masyarakat Pecinta Ciliwung),  Usman Firdaus, LBH Senapati, Donny Sudrajad.

Aksi Bersih-Bersih Setu Pengarengan Cisalak Depok, Jawa Barat
bernbentuk aksi : Pembersihan Eceng gondok yang terkontaminasi dengan limbah rumah tangga dan sampah plastik.

Aksi bersih-bersih ini menggunakan satu perahu getek hasil swadaya masyarakat pecinta lingkungan serta perahu karet . ( harun ).
 
Gambar: Usman Firdaus , Ketua LSM Mat Peci dengan latar belakang tanaman enceng gondok di kawasan setu Pangarengan, Cisalak, Sukmajaya, Depok

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)