Beranda » Megapolitan » Zulfikar Arse, Komisi II DPR RI: Publik Ingin Capres Wajah Baru

Selasa, 25 Mei 2021 - 13:13:27 WIB
Zulfikar Arse, Komisi II DPR RI: Publik Ingin Capres Wajah Baru
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Megapolitan - Dibaca: 259 kali

Zulfikar Arse, Fraksi Partai Gokar DPR RI: Capres 2024 Rakyat Ingin Wajah Baru

Jakarta, Melayutoday.com,- Dalam rilis hasil survey Nasional Puspoll Indonesia yang bertema: "Menakar Peluang Capres 2024 dan Tantangan Poros Partai Islam", Ahad (23/5/2021) selain menilai kinerja kepemimpinan yang sekarang, juga
memotret soal kepemimpinan nasional terkait poros partai islam, Elektabilitas tokoh dan kemungkinan munculnya poros partai Islam serta nama nama Calon Presiden pada 2024.

Beberapa politisi hadir secara off line di kantor puspoll Indonesia yaitu: Zulfikar Arse,  anggota Komisi II dari Fraksi Partai Golkar, sedangkan politisi lain yang bergabung secara online adalah: Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera,  Sugiono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Dony Ahmad Munir, Ketua DPP PPP, Herzaki Mahendra Putra, Humas DPP Partai Demokrat.

Paparan hasil rilis survey Nasional disampaikan Direktur Puspoll Indonesia, Muslimin Tanja.

Menurut Zulfikar Arse, secara lugas dan umum sebenarnya kita ini harus sejalan dengan reformasi dan demokrasi. Sementara hasil dari rilis sebuah lembaga survey ini menurut saya penting, maka harus terpercaya, perlu ada independensi, serta rekam jejak ( trac record) dari lembaga survey tersebut.

Terkait survey Calon Presiden 2024, tambah Zulfikar,  sesungguhnya masyarakat menginginkan wajah baru ( bukan wajah lama), saya lihat hasil survey ini angkanya belum mencapai 30 persen, artinya kalau dijumlah yang menolak capres wajah lama,  angka suaranya cukup signifikan. 

" Tentu dari partai saya, Partai Golkar,  menginginkan Ketua Umum saya ( Airlangga Hartarto ) yang akan  dicalonkan jadi Presiden 2024. Sebab presepsi publik dalam survey boleh saja seperti itu hasilnya, tapi yang mencalonkan adalah partai politik," jelas Zulfikar dalam paparannya.

Berbeda dengan Dony Ahmad Munir, Ketua PPP yang sekaligus juga Bupati Sumedang, menangapi rilis hasil survey nasional Puspoll Indonesia dengan munculnya sejumlah nama nama Capres 2024  yang menurut dia pantas dan patut dipertimbangkan.

"Calon Calon Pesiden cukup variatif, namun dari parpol Islam belum secara khusus belum punya Capres. Kita perlu  strategi bagaimana mengkombinasikan  untuk menentukan siapa pemenang kedepan. Tokoh-tokoh regional merupakan kunci yang juga menjadi penentu dalam Pilpres 2024. Sikap PPP dari hasil survey ini, kami termotivasi bahwa aspirasi dukungan dari umat islam untuk PPP masih ada," ujar Dony.

Terkait poros Partai  Islam, tambah Dony, memang kita menginginkan partai-partai Islam bersatu. Seperti: PKB, PKS dan PPP.

" Kami berharap partai partai Islam bersatu selain kerjasama di Parlemen juga kerjasama pada Pemilu 2024. Berikan kepercayaan dan kesempatan kepada partai-partai Islam yang belum pernah memimpin negara ini," pungkas Bupati Sumedang ini. ( harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)