Beranda » Warta Daerah » Puspoll Indonesia: Menunggu Munculnya Poros Partai Islam

Senin, 24 Mei 2021 - 06:39:34 WIB
Puspoll Indonesia: Menunggu Munculnya Poros Partai Islam
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 48 kali

Puspoll Indonesia: Menunggu Poros Partai Islam di 2024

Jakarta, Melayutoday.com,- Puspoll Indonesia menyelenggarakan survei nasional preferensi politik masyarakat. Pengumpulan data dilakukan pada 20 – 29 April 2021 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Survei ini menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error 1 (2,45%) pada tingkat kepercayaan 95%. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Sedangkan jumlah sampel sebanyak 1.600 responden, yang tersebar di 34 Provinsi.

Hasil survai itu dirilis, Minggu (23/5 2021) di kantornya kawasan  Tebet, Jakarta Selatan. Muslimin Tanja, Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia mengemukan beberap temuannya terkait peluang Capres 2024 dan tantangan poros partai Islam.

Menurutnya, dari 22 tokoh yang muncul, nama Prabowo Subianto bertengger di ranking teratas yakni: 20,9% yang  disusul Gubernur DKI Anies Baswedan 15,4% lalu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 13,8%.

Ranking ini bisa berubah setiap saat karena waktu pemilu masih 3 tahun lagi. Nama nama lain berikutnya menysul yaitu: Sandiaga Uno 7,1%,Ridwan Kamil 4,9%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,9%,  Tri Rismaharini 2,6%, Muhaimin Iskandar 2,6%,  Gatot Nurmantyo 2,1%, Mahfud MD 1,8%, Khofifah Indar Parawangsa 1,3%, Megawati Soekarno Putri 1,2%, Erick Thohir 1,2%,  Susi Pudjiastuti 1,2%, Airlangga Hartarto 1,0%,  Surya Paloh 0,9%,  Suharso Monoarfa 0,8%, Puan Maharani 0,5%, Sri Mulyani Indrawati 0,4%, Moeldoko 0,3%, Tito Karnavian 0,2%, Anis Matta 0,1%, sedangkan yang menjawab
Tidak Tahu sebesar 14,9%.

Terkait Poros Partai Islam, Muslimin mengungkapkan hasil survei Pusat Polling (Puspoll) Indonesia pada April 2021itu ternyata menunjukkan bahwa wacana pembentukan poros partai Islam menyambut Pilpres 2024 tidak populer di kalangan publik. 

Menurutnya, hanya 14,8 persen responden yang mengaku pernah mendengar rencana pembentukan poros partai Islam, sedangkan sebanyak 59,4 persen mengaku tidak pernah mendengar wacana tersebut. Sisanya 25,8 persen tidak memberikan jawaban.

"Hanya 46 persen di antaranya merasa yakin koalisi atau poros partai Islam di Pilpres 2024 akan terbentuk, 43 persen responden merasa tidak yakin poros partai Islam bisa terbentuk. Sisanya, 11  persen tidak memberikan penilaian," papar Muslimin.

Terkait aspirasi partai Islam, kepada responden yang percaya bakal terbentuknya poros partai Islam tersebut, tambah Muslimin, survai  menemukan, sebanyak 41,8 persen responden percaya terbentuknya poros partai Islam akan memperjuangkan kepentingan umat Islam.

Kemudian temuan Sebanyak 32,1 persen responden tidak yakin poros partai Islam akan memperjuangkan kepentingan umat. 

Selanjutnya 14,7 persen tidak peduli rencana apa pun dari terbentuknya poros partai Islam. Sisanya 11,4 persen tidak tahu atau tidak menjawab. 

" Dinamika politik nasional ini terus berkembang, apalagi hasil survey belum final, akan terjadi perubahan-perubahan sesuai  fakta di lapangan terkait aspirasi rakyat dan umat," pungkasnya. (harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)