Beranda » Nasiional » KH. Muflich Chalif Ibrahim: Indonesia Harus Bersikap Konkrit dan Tegas kepada Israel

Kamis, 13 Mei 2021 - 03:40:30 WIB
KH. Muflich Chalif Ibrahim: Indonesia Harus Bersikap Konkrit dan Tegas kepada Israel
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasiional - Dibaca: 122 kali

Presiden LT Syarikat Islam Indonesia (PSII): Indonesia Harus Bersikap konkrit dan Tegas Soal Kekerasan Israel di Palestina

Jakarta, Melayutoday.com,- Konflik yang dilakukan tentara Israel di jalur Ghaza dan masjidil Aqsha Palestina kian memprihatinkan. Seruan Internasional untuk menghentikan tindak kekerasan dan kebrutalan Israel terhadap warga sipil Palestina. 

Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Indonesia ( PSII ) K H Muflich Chalif Ibrahim mendesak Indonesia sebagai anggota OKI terkait Konflik di Palestine agar ada sikap konkrit dan ketegasan Pemerintah Jokowi- KH Ma' ruf Amin.

Menurut KH Muflich, hingga saat ini Pemerintah Belum ada kejelasan sikap Justru Negara /Pemerintahlah yang seharusnya mengecam,  mengutuk dan membantu secara konkrit , kita ormas-ormas Islam berupaya mendorong , mendukung dan mendoakan agar pemerintah  berani bersikap lebih tegas melalui PBB misalnya untuk memberikan sanksi tegas dan konkrit kepada Israel sekaligus kita harapkan pemerintah berani menyatakan bahwa Indonesia siap sedia mengirimkan bantuan militer atau mengirimkan pasukan perdamaian dunia dan bantuan kemanusian yang dibutuhkan bangsa/rakyat Palestina.

"Indonesia seharusnya bersikap lebih tegas dalam mendorong dan  menyerukan bangsa-bangsa melalui PBB  memberikan sanksi internasional yang konkrit dan tegas,"jelas KH Muflich, lewat Whats App, Rabu (12/5/2021) malam.

Hingga saat ini Indonesia belum bersikap, lantas bisakah negara- negara islam khususnya anggota Organisasi Konferensi Islam ( OKI ) bertindak? KH Chalif menyatakan Seharusnya bisa, namun sayang sekali banyak dari anggota OKI pun yang sudah tersandera dan sudah menjalin kerjasama dibidang- bidang tertentu dengan Israel.

Jika Indonesia tidak bersikap tegas dan lebih berani, apakah bisa dikatakan bahwa Indonesia tersandera juga dengan Israel?

 "Jauh dari ideal keadaan posisi kita dan dunia Islam hari ini dalam menghadapi kedzaliman yang dialami saudara-saudara kita di negara lain ( Palestina), peran serta kita sangat diharapkan oleh dunia dalam turut serta menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. Dalam ini kita juga terikat dan dibatasi oleh aturan/perjanjian bangsa-bangsa," pungkas Pak Kyai menutup komentarnya. ( harun ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)