Beranda » Warta Daerah » Opini: Tahun 2024 Dibutuhkan Oposisi Yang Kuat Meggetarkan

Selasa, 09 Februari 2021 - 13:48:39 WIB
Opini: Tahun 2024 Dibutuhkan Oposisi Yang Kuat Meggetarkan
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 46 kali

Tahun 2024 Dibutuhkan Oposisi Yang Kuat Menggetarkan

Oleh: Deddi Fasmadhy*)

Menghadapi tahun politik pada 2024 awalnya saya berpendapat, siapapun calon pemimpin yang mendapat restu HMRS bersama ummat dia akan jadi Presiden pada tahun 2024. Namun, rezim buru buru mengurungnya dalam penjara.

Tapi marilah kita coba bahas bagaimana kekuatan Partai politik Islam yang berada ditengah  partai nasionalis, maka sikap partai Islam harus tetap Istiqomah berjuang dalam tataran politik nasional. Berpegang kepada prinsip, Hitam atau putih. Meski HRS dibungkam secara politik, HRS masih tetap kuat jadi magnet politik, tapi menurut saya untuk  kemenangan pada 2024 masih relatif, tergantung perolehan suara partai apakah parpol islam atau nasionalis.

Kalau masih menggunakan aturan Presiden Threshold 2014, tetap saja kelompok mereka yg akan memenangkan Pilpres 2024, Karena Parpol nasionalis memiliki suara lebih banyak ketimbang parpol islam atau berbasis islam, dan mereka satu suara. Kalau parpol Islam berani bersikap inklusif bisa jadi masyarakat akan berubah arus ramai- ramai ke parpol Islam yang berani inklusif tersebut.
 
Meskipun ada orang yang berkomentar, mana ada rakyat  yang mempedulikan  parpol sekarang. Partai itu besar atau kecil tergantung dari dukungan rakyat.  Buktinya PDIP masih menang. Artinya rakyat masih melihat partai, meski dengan mata yang rabun.

Apalagi jika memenangkan presentase suara partai dengan politik pembelahan ( pecah belah politik). Penulis mencermati bahwa rezim ini mesin politiknya ada di bawah kendali orang tertentu  jadi dia yang mempermainkan datanya. Oke kita lupakan pembelahan politik kampret dan cebong, atau juga tidak usah  kita menghiraukan peran mereka, tapi sekarang yang dibutuhkan adalah kekuatan oposisi kritis objektip, baik dari partai politik, maupun elemen masyarakat sipil, termasuk Ormas dan LSM yang terkonsolidasi secara elegan, untuk melawan kesinambungan rezim oligarki yang sekarang sedang berkuasa.
 
Wujud konkritnya adalah fokus memperkuat posisi oposisi secara komprehensif, kritis pada kebijakan Government. Hanya masalahnya, konsolidasi oposisi yang konsisten perlu diperjelas platform perjuangannya, termasuk figur yg punya daya juang dan daya tawar yg kuat serta diperhitungkan sehingga rezim segan dan gemetar.
 
Harus di Organize. Arah tujuan yang sejelas jelasnya biar terjadi efektivitas pergerakan apa yang di Organize tersebut dan bisa di ukur tingkat pencapaiannya. Kalau ini terealisasi dan terjadi maka nilai tawar pihak oposisi akan menggetarkan penguasa. Asalkan hal ini dilaksanakan dengan konsisten dan penuh komitmen. Secara organisasi nampak pks dan demokrat kayaknya bisa dikatakan dekat dengan para oposisi. Sementara kaum oposisi yang berada diluar partai politik sebaiknya melakukan kolaborasi permanen untuk kepentingan 2024.

Penulis,  Deddi Fasmadhy, Bidang OKK DPP Ikatan Jurnalis Muslim Indonesia ( IJMI).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)