Beranda » Nasiional » Indeks Korupsi di Malaysia Turun

Rabu, 03 Februari 2021 - 22:33:19 WIB
Indeks Korupsi di Malaysia Turun
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasiional - Dibaca: 60 kali

Indeks Korupsi Malaysia  Turun
 
Oleh Masud HMN*)
 
Masaalah merisaukan Negara belakangan ini  adalah masalah  korupsi,karena  membawa sulit ekonomi. Apalagi masa  pandhemi sedang melanda  kawasan  dunia,serta merta  membawa  krisis menjadi berat. Kerisauan utama adalah pada  korupsi memukul  usaha untuk mengtassi  ekonomi.
 
Seperti  sama dimaklumi Perbuatan korupsi adalah  ektra ordinary  crime atau kejahatan luar biasa  dihadapi semua  Negara telah menjadi  musuh bersama  saat ini. Termasuk pada  era  krisis panhemi Covid 19. Menghadap  korupsi dan menghadapi recovery ekonomi Malaysia yang  berjuang  melawan  korupsi sama dengan  Negara lainnya  kini mencatat perkembangan positif Yakni indeks  korupsi Malaysia menurun, dibanding  tahun  lalu. Tentu saja ini berita baik. Ini  melegakan dan mengokohkan  posisi  Kerajaan dimata  rakyat  awam.
 
Seperti  disiarkan  IHEAM>CO.ID Kuala Lumpue  26 Januari 2021 dari pengumuman Tranxparansy Internasional (TI)  dengan  mensurvei 58    dari 180  negara, Posisi Malaysia  beada  pada nilai 51  diantara 100 negara.Skor tersebut menempatkan Malaysia  turun3 point  pada tingkat  40  pada tahun  2019 menjadi 37 pada tahun 2020.
 
Lembaga  Trampatamcy  Internasional  selalu memberi publikasi  dan informasi yang diakukan tiap yahun. Hasil itu  sebagai indicator  mengukur  keadaan admainistari birokrasi   dalam hubungan  perspcien  index. Semakin kecil nilai skor dari total yang disurvey semakin positing nilainya,sebaliknya semakin besar angka dari total hasil survey berarti semakin kurnag  baik persepsi indexnya.
Kantor  Perdana Menteri dalam  pernyataaan  dikeluarkan 29 Januari, menegaskan  Walau demikian, yaitu semakin percepsi  krupsi ada  perubahan yang  positif atau dalam arti perbuatan rusuah menuru, namun Kerajaan Malaysia  akan terus menupayakan terus  ada perbaikan dalam disiplin kerja birokrasi negara. 
 
Sebagaimana  dinyatakan pada awal pemerintahan Pakatan Nasional (PN) program Anti Korupsi Nasional (NACP) akan diteruskan dalam meningkatkan pemerintahan yang baik, menutup ruang  perbuatan korupsi dalam  administrasi pemerintahan
Malahan  permerintah tidak akan pernah  kompromi dari mana mana pelaku rasuah serta  tindakan tegas  menikuti  Rule of Law, Demikina  publikasi dari kantor Perdana Menteri Malaysia Jumat 29 Januari 2021 yang  lalu.
Diatas semua itu, kebersamaan dan kesatu paduan  rakyat awam diperlukan.. Berupaya  melawan korupsi, dan  membangun ekonomi yang  maju. Dengan cara itu yakni rakyat Malaysia  bekerjasama  padu dengan Kerajaan akan  sukses.
Jakarta 2 February 2021

*) Penulis adalah Ketua Umum Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM) Jakarta

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)