Beranda » Olahraga » Muhammad Maahir Abdullah Raih Prestasi Jelajah Nusantara dengan Bersepeda

Selasa, 10 November 2020 - 13:27:16 WIB
Muhammad Maahir Abdullah Raih Prestasi Jelajah Nusantara dengan Bersepeda
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Olahraga - Dibaca: 62 kali

Muhammad Maahir Abdullah Berharap Literasi Masyarakat Berkembang

Jakarta, Melayutoday.com,-Muhammad Maahir Abdullah (PIND. 2507) pada 10 November 2020 akan menuntaskan obsesi kecilnya untuk menjelajah Nusantara dengan bersepeda.

Dalam Ekspedisi Tunggal Jelajah Nusantara yang dimulai sejak 11 Maret 2018 itu, Maahir telah bersepeda sejauh 21.926 km melintasi 34 provinsi. Dia juga sekaligus mendaki 30-an gunung, termasuk di dalamnya pendakian ke tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia (7 Summits). Semua itu dia jalani selama lebih kurang 975 hari.

Berkenaan dengan pencapaian itu, Komunitas yang mendukung Maheer, termasuk Palang Merah Indonesia ( PMI) Jakarta Selatan menggelar jumpa pers akhir dari Ekspedisi Penjelajahan Nusantara yang dilakukan Maahir,  Selasa (10/11/ 2020),  yang
bermpat di sekretariat PMI Jakarta Selatan, Jl. Condet Pejaten No.9A, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jaksel.

Kepada sejumlah media Muhammad Maahir Abdullah mengungkapkan kesuksesannya ada karena ada sang ibunda. " Saya ini gak ada apa apanya tanpa ada ibu yang memberi bimbingan," katanya.

Ekspedisi bersepeda, naik gunung  bukanlah hanya itu kegiatannya tapi dia membangun taman bacaan bagi masyarakat setempat yang disinggahinya.

" Tujuan membangun taman baca sebagai inisiatif adalah karena masyarakat kita agar gemar membaca sehingga dengan taman baca itu literasi mereka dapat meningkat,"pungkasnya.

Komunitas Organisasi pendukung ekspedisi penjelajah nusantara  Muhammad Maahir Abdullah antaranya yaitu: Pataga Indoenesia, Korps Sukarela PMI Jaksel,  Pramuka, MTB Federal Indonesi, Gowes Literasi, Bike to work.

Sekilas ekspedisi Muhammad Maahir Abdullah, Salah satu kegiatan ekspedisi yang belakangan cukup ramai dibicarakan adalah perjalanan bertajuk Ekspedisi Tunggal Penjelajahan Nusantara yang dilakukan Muhammad Maahir Abdulloh. Suatu perjalanan yang telah berlangsung sejak Maret 2018.

Ekspedisi ini memang tak biasa. Maahir seorang diri bersepeda melintasi 34 provinsi di Indonesia. Bersepeda dipilih lantaran kesehariannya yang memang gemar menggunakan sepeda. Di samping juga sebagai alat transportasi ramah lingkungan. Tak bising pula. Memungkinkannya menikmati perjalanan tanpa distraksi.

Pria 25 tahun tersebut kesehariannya sebelum memulai perjalanan ini adalah anggota Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan. Ia juga aktif di organisasi Pramuka. Juga tergabung komunitas pencinta alam Pataga Indonesia.

"Perjalanan panjang yang dimulai sejak 11 Maret 2018 semula ditargetkan finis di Jakarta pada Maret 2020. Namun perkiraan tersebut meleset. “Karena lama di Papua. Banyak bikin taman baca di Kabupaten Mimika,” sebut Maahir.

Selain agenda melintasi 34 provinsi, dalam ekspedisi Maahir menargetkan pendakian di tujuh gunung tertinggi Indonesia. 

“Pada akhir perjalanan, saya akan membuat buku. Bermaksud menjadi literasi karena selama ini belum ada panduan untuk ekspedisi seluruh provinsi di Indonesia,”tutunya.

Ketiadaan itu memang sudah jadi pergumulan Maahri ketika memulai ekspedisi. Akhirnya ia banyak berburu referensi secara mandiri. Dari pemetaan hingga literasi di tiap-tiap daerah.

Misi lainnya dalam perjalanan itu juga, adalah mendirikan 10 taman baca di sejumlah wilayah Indonesia. Sejauh ini sudah empat taman baca yang terbangun. Termasuk di Papua. 

Buku-buku untuk taman bacaan itu dikirim dari Jakarta lewat bantuan rekannya. Baik dari hasil donasi atau bantuan dari berbagai pihak yang turut melibatkan diri. Dalam sekali pengiriman, meliputi 10 kilogram berat buku. Satu taman baca, ada yang mendapat lebih sekali pengiriman.

Mendirikan taman baca di Papua adalah salah satu kenangan paling berkesan untuknya. Provinsi ini memang memberi banyak kenangan mendalam. Tak heran ia sampai menghabiskan sembilan bulan di sana. Paling lama dibanding provinsi lainnya. ( harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)