Beranda » Hukum » Launching dan Bedah Buku Kivlan Zein: Personal Memoranda Dari Fitnah Ke Fitnah

Senin, 05 Oktober 2020 - 23:39:55 WIB
Launching dan Bedah Buku Kivlan Zein: Personal Memoranda Dari Fitnah Ke Fitnah
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Hukum - Dibaca: 43 kali

Launching dan Bedah Buku Kivlan Zein: Personal Memoranda dari Fitnah ke Fitnah

Jakarta, Melayutoday.com, - Mayor Jenderal TNI.( Purn.) Kivlan Zein me-launching dan membedah Buku berjudul: Kivlan Zein: Personal Memoranda dari Fitnah ke Fitnah yang berlangsung ketat sesuai protokol kesehatan covid 19, pada Senin ( 5/10/2020 ) siang di lt 3 Gedung Iz Plaza, Matraman Jakarta Timur.

Kepada pihak media yang hadir, mantan Kepala Staf Kostrad ini memaparkan kesimpulan isi buku karyanya ialah: kisah tentang dirinya sejak lahir, dewasa, menjadi Tentara, pengalaman di masa Presiden Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati, Sby dan Jokowi.

" Jadi tujuan penulisan buku tidak ingin memojokkan pihak manapun yang kebetulan saya tulis apa adanya. Jika ada yang terkena sindir dalam buku ini saya sudah minta maaf sebelumnya, bila ada yang tersinggung dan bila ada yang tidak sependapat dengan buku ini, saya mohon yang bersangkutan menulis buku sebagai bantahannya," jelas pria yang sejak muda gemar berorganisasi ini.

Buku yang berbicara kisah ( memori.) catatan pribadi Bang Kivlan, panggilan akrabnya, dihadiri tak kurang dari seratusan undangan, tampak hadir kawan kawan Bang Kivlan seperti: Letjen TNI Purn. Yayat Sudrajat, Mayen TNI Purn. Soenarko, dan Brigjen TNI Muslimin, Aktifis Demokrasi Adhi Masardi dan Sekjen GAAS, Suta Widya, SH, perwakilan ormas Islam, awak media dan aktifis lainnya.

Pria kelahiran Lansa, 24 Desember 1945 ini dia mengisahkan dalam bukunya tentang perjalanan hidupnya dari masa kecil, masa reformasi 1998 hingga tahun 2020  saat ini, dimana kriminalisasi dan fitnah terus berlangsung. Dia juga dituduh akan membunuh sejumlah tokoh nasional yang tengah berkuasa seperti: Wiranto, Gories Mere dan Budi Gunawan. Bahkan, dia dituduh dalang kerusuhan 21-22 Mei 2019 usai Pemilu dan Pilpres, serta tuduhan sumir yang berlangsung sampai sekarang yaitu: Makar.

" Buku ini hadir pada ditengah bangkitnya ideologi komunis yang lagi menjadi sorotan. Maka saya memprotes ucapan Luhut Binsar Panjaitan yang pro dengan kepemimpinan gaya komunis Cina, karena komunisme sudah terasa sekarang ini, dan sangat berbahaya bagi bangsa, negara dan anak cucu kita," tegas mantan Kepala Staf Devisi Infanteri 1 Kostrad ini
 
Namun, Kivlan Zein dicatat dalam sejarah sebagai sosok yang sukses mengamankan sidang istimewa MPR sehingga terpilihlah KH Abdurrahman Wahid menjadi Presiden pada 2000 dan diturunkan pada 2001. Sebelumnya pada SI MPR tahun 1998 Kivlan berhasil mengamankan sidang yang menaikkan Habibie menjadi Presiden.
 
Keberhasilan kiprah Kivlan tak lagi hanya di dalam negeri, namun juga di luar negeri diantaranya: pada 1995-1996, memperkenalkan tugas perdamaian dibawah bendera PBB berangkat ke Bosnia serta menjadi kontingen Garuda XVII B di Philipina, dan berhasil mendamaikan pemerintah Philipina dibawah Fidel Ramos dengan pembrontak MNLF ( Moro National Libertion Front ) di Philipina Selatan. Sehingga Kivlan Zein mampu melakukan perundingan atas pembebasan WNI yang disandera kelompok Abbu Sayaf.
( redaksi ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)