Beranda » Nasiional » UMNO Mencalonkan Tokoh Lain?

Jumat, 18 September 2020 - 14:14:48 WIB
UMNO Mencalonkan Tokoh Lain?
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasiional - Dibaca: 70 kali

UMNO Mencalonkan Tokoh Lain?
 
Oleh  Masud HMN

Opini atau gagasan agar partai UMNO jangan mencalonkan nama  PM yang akan datang kecuali Muhyddin Yassin saja. Jelas,  adalah berita penting. Hal  itu mengemuka di  media akbar  Kuala lumpur akhir minggu ini.
 
Kalau saja selesai pilihan raya  tidak masalah diganti karena  berkaitan dengan  hasil undi dari pilihan raya. Mana  partai  yang menang maka  ketuanya akan  menjadi PM. Soalannya  mengapa ada  muncul soal nama  penganti. Apa ada keinginan (tersembunyi) dari  UMNO figure yang lain. Maka  hal ini  muncul dari adanya api maka ada asap.
 
Seperti  kenyataan  wakil ketua  partai PAS, ia  mengatakan agar Umno jangan mengangkat PM calon  lain dari aliansi Mufakat  Nasional (MN) kecuali Muhyiddin Yassin yang  menjadi  ketua aliansi MN sekarang ini  (Sinar Daily, 14/9/20). Meski diakui dalam aliansi MN, jumlah kursi yang besar  adalah UMNO yang disusul  Partai Melayu Bersatu (PBM)  lalu partai PAS.
Yang  ada dalam ketentuan  berlaku PRU akan berlangsung  tahun 2022, Parlemen  dibubarkan Pemilihan Raya Umum (PRU) dilaksanakan. Bila bila ada sesuatu  di luar itu, ada diatur   acara melalui ketentuan yang berlaku, seperti berikut. 
Pertama, Kuasa Raja yaitu  yang Dipertuan Agung  dan  berlaku mutlak.
 
Kedua, Kuasa Awam yaitu  kekuasan Perdana Menteri.
Dua lembaga kekuasan itu pertama Raja Dipertuan Agung  Kepala Negara dan lembaga kedua sebagai  kepala  pemerintahan. 

Menariknya, berkenaan gagasan calon PM yang akan datang dari aliansi MN. Belum berlangsung  lama  pendek saja persoalan  intern MN mula  wujud  samar ke permukaan.
Yaitu ada apa dengan kenyataan calon PM lain kecuali Muhyddin Yassin saja. Bukankah  sudah demikian adanya  calon MN  hanya satu sahaja.
 
Jawaban soalan ini tentu intern MN lah yang lebih tahu. Semua kita nak melihat  seberapa  kuat aliansi MN ini berkhidmat dalam  kerja sama demi  mengamankan  kuasa  masa depan. Sebab  orang  tahu bahwa   kekuatan kuasa  menjadi  pengendali Kerajaan sekarang  berada atas  dasar  dukungn mayoritas  tipis. Hanya 113 kursi dengan imbangan  oposisi  109 kursi di perlemen. Tentu  sebuah tantangan . Waktu jua yang menentukan.
 
Penulis, Ketua Umum PKPM 
 
Jakarta, 18 September 2020

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)