Beranda » Warta Daerah » Partai Berkarya Lampung Utara Tetap Setia Bersama Ketum Tommy Soeharto

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 07:05:33 WIB
Partai Berkarya Lampung Utara Tetap Setia Bersama Ketum Tommy Soeharto
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 129 kali

Partai Berkarya Lampung Utara Tetap Setia Dibelakang Ketum HM Tommy Suharto

Jakarta, Melayutoday.com,- Silaturrahmi Nasional Partai Berkarya yang dihadiri pengurus dan anggota DPRD seluruh Indonesia, Jumat ( 14/8/2020 ) di Gedung Granadi Kuningan, Jakarta Selatan tampak semarak dan antusias.

Ditemui usai acara, Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Lampung Utara, Syamsi Eka Putera, SH menilai bahwa kepengurusan DPP Parrai Berkarya diluar kepemimpinan Ketum Pak Tommy adalah ilegal.

" Kepengurusan DPP hasil Munaslub itu secara hukum ilegal. Karena orang yang sudah dipecat kok mau menganulir para pendiri partai, itu namanya ilegal," jelas Syamsi.

Oleh karena itu, tambah Syamsi, kami pendukung Pak Tommy, seperti dikatakan pengacara hukum partai, akan menempuh langkah langkah hukum yakni menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ). Kabarnya Partai Berkarya yang telah menyusun Kepengurusan dengan mengantongi Surat Keputusan ( SK.) dari Kemenkum HAM.

" Langkah ini untuk membatalkan dan menganulir kepengurusan hasil Munaslub partai berkarya meskipun telah mengantongi SK Menkum HAM, karena hal ini jelas jelas melanggar aturan partai," ulang Syamsi.
 
Dengan suara yang sama Putera Jaya selaku Ketua DPD Partai Berkarya Lampung Utara menegaskan bahwa Pak Tommy Soharto sebagai Ketua Umum Partai Berkarya adalah harga mati. " Kami berharap suara partai bertambah di Lampung Utara," pungkasnya.

Silaturrahmi Nasional ( Silatnas ) Partai Berkarya ini dalam rangka konsilidasi mempersiapkan agenda agenda politik baik Pillada maupun pemilu nasional yang akan datang. ( redaksi ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)