Beranda » Budaya » Episode Sejarah Kuantan Singingi Kerajaan Kandis Yang Terlupakan

Selasa, 23 Juni 2020 - 12:36:18 WIB
Episode Sejarah Kuantan Singingi Kerajaan Kandis Yang Terlupakan
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Budaya - Dibaca: 167 kali

Episode Sejarah Kuantan Singingi

Kerajaan Kandis Yang Terlupakan

Oleh  Masud HMN*)

Episode sejarah Kerajaan Kandis sebagai monarki masa batu tua abad kelima Masehi terletak di Lubuk Jambi  Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi,Riau, diperintah oleh Raja Alang belum banyak dikaji, Dapat dipahami anak muda kita kelahiran daerah ini tidak mengenal masa  lampau kampong halamannyaTermasuk Kerajaan Kandis.Takdikenal dan dilupakan.

Namun demikian, bukan berarti tidak penting. Kerajaan Kandis yang terlupakan tetap penting karena sudah menorehkan episode historis yang amat beharga.  Yaitu dalam perjalanan perkembangan asas komunitas berbasis pemikiran monarki turun temurun dan asas pikiran mufakat atau demokrasi.

Adanya Kerajaan Kandis seperti ditulis Prapanca dalam buku Negara Kertagama Kerajaan Majapahit 1293. Adapun wilayahnya yang beralokasi di Lubuk  Jambi sekarang  (seberangpantai) atau ada pendapat antara Pucuk Rantau berdiri sekitar abad kelima masehi.

Jadi tarihnya sebelum Sriwijaya. Tumbuh dan berkembangnya daerah ini berdasar perubahan geologi lapisan bumi, yaitu surutnya  air  laut yang memungkinkan wilayah daratan bertambah. Sungai  kuantan mengikuti perubahan itu yang semula amat lebar, lalu berkurang lebar sungainya.

Berdasar kewilayahan, tanahnya subur untuk bercocok tanam bersawah dan ladang, Penduduknya hidup berkecukupan. Sehingga peradaban berkembang disini.

Hanya sayangnya selalu terja diperecekcokan dalam kerajaan pada elitnya. Dengan ekonomi yang bertumbuh baik, kesejhteraan meningkat menimbulkan dinamika dan penduduk bertambah. Itulah yang  terjadi pada elit intern kerajaan Kandis.Yang pada puncaknya adalah perginya dua orang tokoh utama kerajaan meninggalkan istana Eksodus ke daerah lain  yaitu Merapi, wilayah  Sumatera Barat sekarang.

Tokoh utama itu bernama Temanggung dan Patih yang sebelumnya menjadi pemikir dalam kerajaan. Mereka ini bertemu dengan pemikir asas adat Minangkabau dan bergabung satu kesatuan dengan dasar pengalaman mereka di Kerajaan asalnya Kandis. Maka pada simpulannya kerajaan Kandis runtuh dan dua tokoh utamanya lanjut bergabung sebagai pengasas adat Minangkabau,

Temanggung ahli dalam asas sistim monarki yaitu penguasa dari keturunan aliran ibu atau matiarkat. Sementara Patih asasnya tetap matriarchat Namun dikembangkan berasas utama pada mufakat. Dua asas adat bertemu jadi satu yang tunggal,

Seperti dikatakan dengan dalil negeri diatur mufakat adat diatur atur dengan patut.Ini adalah asal awal adat Minangkabau jilid satu.  Yang didominasi pikiran patih berganti Perpatih nan sebatang hingga masa  masuknya Islam ke Minangkabau, Era terakhir ini berubah menjadi adat bersendi syarak. Syarak bersendi Kitabullah sebagai jilid dua berlaku hingga sekarang.

Dengan demikian ada simpulan yang  dapat diambil yaitu  (1) Kerajaan Kandis bermula abad kelima dan berakhir abad 8. (2)  Kandis melahirkan pemikir utama yaitu Temanggung dan Patih kemudian bergabung menjadi pengassah adat Minangkabau,

Berdasarkan dari kedua kesimpulan itu penulis berpendapat Kerajaan Kandis membuktikan sebagai Kerajaan yang amat penting dalam menorehkan warisan hebat kerajaan dengan melahirkan intektual pencerah pada zamannya.

 

Jakarta 17 Juni 2020

*) Masud HMN adalah Doktor Dosen Fillsafat di Pasca sarjana Universitas Muhamadiyah  Prof Dr Hamka  ( UHAMKA) Jakarta

 


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)