Beranda » Budaya » UI Melakukan Soft Launching Program Pembelajaran Daring Cultural Literacy For Digital Society

Rabu, 05 Februari 2020 - 18:06:09 WIB
UI Melakukan Soft Launching Program Pembelajaran Daring Cultural Literacy For Digital Society
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Budaya - Dibaca: 181 kali

Depok, Melayutoday.com,- Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D bersama dengan Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Dr. Adrianus Laurens Gerung Waworuntu S.S., M.A., meluncurkan Cultural Literacy for Digital Society (CLDS).

Program pembelajaran dalam jaringan (daring) ini digagas oleh Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya (PPKB), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4 Februari 2020 di FIB UI.

“Penciptaan CLDS dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Perubahan ini memunculkan berbagai peluang serta tantangan baru dalam bermasyarakat. Sebagai sebuah institusi pendidikan ilmu humaniora, FIB UI menyadari kebutuhan untuk membekali pemelajar dalam mengoptimalkan segala peluang dan menjawab segala tantangan yang muncul di era digital ini,”sesuai dilansir press release yang dikirim ke redaksi, rabu (4/2/2020) siang.

Menurutnya, Kemampuan untuk berpikir secara kritis dan kreatif, kemampuan untuk berempati dan bertoleransi, keterampilan untuk memecahkan masalah, serta literasi digital menjadi kebutuhan krusial.

“Di sinilah ilmu-ilmu humaniora seperti filsafat, susastra, sejarah, arkeologi, kewilayahan, perpustakaan dan informasi, seni, dan linguistik berperan penting dalam mempersiapkan individu untuk menjadi bagian dari masyarakat digital dalam konteks lokal dan global. Oleh sebab itu, CLDS diciptakan untuk menjadi wadah pembelajaran ilmu humaniora bagi masyarakat digital,”ungkapnya.

Upaya di atas, tambahnya ,  sejalan dengan kebijakan Mendikbud yang belum sebulan dirilis, yakni kebijakan belajar di luar program studi dan kampusnya. Hal ini memungkinkan materi-materi di CLDS dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dari bidang ilmu humaniora maupun dari bidang ilmu lainnya. Selain lintas disiplin, program ini juga dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika dari kampus-kampus lain di seluruh Indonesia. Sifat dari program ini yang terbuka juga memungkinkan masyarakat umum untuk mempelajari ilmu humaniora secara mandiri.

Seperti dikutip dalam rilis tersebut, CLDS adalah sebuah program pembelajaran daring yang terdiri atas kelas daring berbasis website yang bisa diakses di clds.fib.ui.ac.id. Kelas daring berbasis website ini terdiri atas dua format, Massive Open Online Course (MOOC) atau kelas daring terbuka dan masif, dan Small Private Online Course (SPOC) atau kelas daring tertutup dan kecil.

Sesuai dengan namanya, masyarakat dapat mengakses kelas-kelas daring MOOC secara gratis di laman CLDS. Di sisi lain, untuk mahasiswa atau profesional yang ingin mendapatkan kredit atau sertifikat, mereka dapat bergabung dalam kelas-kelas daring SPOC yang berbayar. Selain itu, CLDS juga menyediakan konten belajar terbuka berbentuk podcast yang dapat diakses di Spotify dan seri video yang dapat diakses di YouTube. Materi belajar dalam kelas daring serta konten belajar terbuka tersebut disiapkan dan diampu oleh dosen-dosen FIB UI yang terkemuka di bidang humaniora.

Acara Soft Launching CLDS ini dibuka dengan sambutan Dekan FIB UI. Kemudian, Rektor FIB UI dan Dekan FIB UI secara resmi meluncurkan CLDS melalui pemukulan gong. Acara dilanjutkan dengan pemaparan program kelas daring, konten belajar terbuka podcast dan seri video. Hadirin yang terdiri atas dosen, ketua program studi dan departemen, serta mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan untuk program pembelajaran daring ini. Pada akhirnya, kegiatan ini ditutup oleh Kepala PPKB F
BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)