Beranda » Hukum » FNI Minta KPK Tuntaskan Beberapa Kasus Korupsi Sektor Kelautan dan Perikanan

Jumat, 10 Januari 2020 - 21:56:39 WIB
FNI Minta KPK Tuntaskan Beberapa Kasus Korupsi Sektor Kelautan dan Perikanan
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Hukum - Dibaca: 221 kali

FNI minta KPK Tuntaskan Dugaan Beberapa Kasus Korupsi di Sektor Kelautan dan Perikanan

Jakarta, Melayutoday.com,- Selain kasus dugaan korupsi KJA, FNI juga membeberkan beberapa dugaan korupsi antara lain
Dugaan Gratifikasi Pejabat KKP pada Pengadaan Kapal SKIPI Orca 1-4

Dalam temuan FNI kasus yang disebutnya kasus gratifikasi pejabat KKP pada kasus korupsi pengadaan Kapal SKIPI Orca 1-4. Padahal, menurut Rusdianto, KPK sendiri telah mengetahui bahwa ada banyak istilah pemberian fasilitas dalam pengadaan proyek di sektor tersebut.

“Jadi KPK harus menuntaskan kasus tersebut dengan minimal memanggil mantan Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai saksi. Walaupun saat ini berjalan pelan tetapi aktor di balik kasus tersebut belum terungkap. Berbagai nama yang digunakan di sana dalam kasus gratifikasi kapal itu juga belum sepenuhnya mendalami lebih lanjut yang tentu belum memenuhi rasa keadilan,” kata Rusdianto lagi. 

FNI Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Perindo
Rusdianto Samawa dalam jumpa pers tersebut juga menyebut kasus terkini yaitu  OTT ( Operasi Tangkap Tangan) KPK terhadap Direksi Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dalam impor ikan. Total ada sembilan orang yang diamankan, terdiri dari jajaran direksi Perum Perindo, pegawai Perum Perindo dan pihak swasta. 

“Dari semua saksi yang telah dipanggil KPK untuk dihadirkan dalam persidangan, belum ditingkatkan menjadi tersangka atau minimal adanya pendalaman terhadap modus korupsi impor ikan sehingga dapat memenuhi kriteria berkeadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Mengamati periodesasi KKP tahun 2014-2019 kasus tindak pidana korupsi kian terbuka, sederet fakta tersebut sampai hari ini belum selesai seperti pengadaan mesin kapal, pengadaan kapal perikanan, pengadaan alat tangkap, pengadaan Keramba Jaring Apung (KJA) yang sudah ada tersangkanya dan banyak lagi kasus lainnya.

Sehingga upaya eksaminasi kasus korupsi di sektor Kelautan dan Perikanan (KKP) dapat menimbang dan memuaskan rasa keadilan bagi masyarakat: perikanan, nelayan, dan pesisir. Berharap kedepan, disektor Kelautan dan Perikanan (KKP) dapat memberi kontribusi positif untuk pembangunan kedepannya.

Maka berdasarkan hasil eksaminasi dari beberapa kasus tersebut FNI dengan tegas meminta aparat penegak hukum untuk fokus lakukan audit, penyelidikan dan penindakan serta penuntutan di sektor kelautan dan perikanan baik dari Kementerian Pusat, Provinsi dan Kabupaten agar bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat.

“Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tipikor, Kepolisian, Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus benar-benar mengusut kasus korupsi yang masih penyelidikan, penindakan dan persidangan agar mengungkap siapapun actor di balik kasus tersebut,” pungkasnya. ( hrn ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)