Beranda » Teknologi » Potensi Megathrust Selat Sunda dan Seberapa Siapkah Kita

Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:03:07 WIB
Potensi Megathrust Selat Sunda dan Seberapa Siapkah Kita
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Teknologi - Dibaca: 81 kali

Menghadapi Potensi Gempa Di Pulau Jawa, MDMC Muhammadiyah Siap Siaga

Jakarta, Melayutoday.com,-Informasi mengenai potensi gempa megathrust bermagnitudo 8,8 di selatan Pulau Jawa yang dapat memicu tsunami setinggi 20 meter di darat dapat meresahkan masyarakat, sebab itu MDMC PP Muhammadiyah sebagai lembaga yang bertugas mengkoordinasikan penanggulangan bencana di tingkat pimpinan pusat Muhammadiyah menganggap bahwa kondiai ini bukan sekadar prediksi tapi merupakan potensi. Maka warga masyarakat harus fokus pada mitigasi.

MDMV PP Muhammadiyah melalui program kesiap siagaan bencana terua meningkatkan kapasitas maayarakat, baik dirumah, di sekolah, di rumah sakit, dan tempat tempat umum lainnya.

"Peringatan dini dan pendidikan.evakuasi mengenai kesiap siagaan bencana perlu diketahui oleh masyarakat, misalnya, cara bagaimana cara untuk segera mengevakuasi diri dan kemana harus pergi ketika peringatan dini diberikan, juga jika ketika kondiai gelap gulita karena tsunami menghantam pada malam hari dan memadamkan listrik," jelas sekretaris MDMC PPMuhammadiyah, Arif Nur Kholis.

Mengantisipasi potensi megathrust di pulau jawa dan selat sunda MDMC PP Muhammadiyah menggelar Bincang Bincang Bencana: "Potensi Megathrust Selat Sunda dan Seberapa Siapkah Kita?”

Acara ini berlangsung Jumat ( 23/8/2019) di Auditorium Ahmad Dahlan, Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya 62 Jakarta Pusat.

Hadir sebagai pembicara antara lain: Dr. Nuraini Rahma Hanifa (Peneliti Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN)) dengan pembahasan tentang pengertian detail "Megatrust dan potensi dampaknya, khususnya mekanisme sesar megatrust dan data yang berkaitan."
 
Dr. Rahmawati Husein (Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah) menjelaskan langkah mendesak yang perlu dilakukan masyarakat untuk menyiapkan diri, khususnya mitigasi berbasis local wisdom dan tata ruang wilayah.
 
Ferry Irawan  (Staf Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerangkan kebijakan nasional pengurangan risiko bencana, spesifik tentang Gempa Bumi dan Tsunami.
 
Dr. Mudrik R. Daryono (Peneliti Geologi Gempa Bumi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia(LIPI)) menjelaskan  review tentang potensi gempa lain di Indonesia. Khusunya ttg Pemetaan sesar aktif dan seismic gap di Jawa.

Sedangkan Moderator, Sri Atmaja P. Rosyidi, ST., MSc.Eng., Ph.D., PE (Divisi Organisasi dan Kepemimpinan MDMC PP Muhammadiyah). ( harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)