Beranda » Hukum » Solusi Mengatasi Ilegal Mining Harus Tegas Dalam Penegakan Hukum

Selasa, 20 Agustus 2019 - 22:36:20 WIB
Solusi Mengatasi Ilegal Mining Harus Tegas Dalam Penegakan Hukum
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Hukum - Dibaca: 73 kali

Solusi Tangani Ilegal Mining Harus Tegas Dalam Penegakan Hukum

Jakarta, Melayutoday.com,-Sangat terasa dampak ilegal mining terhadap terhadap perekonomian kita atau perekonomian daerah serta kesejahteraan daerah. Karena ilegal Mining adalah penambangan yang dilakukan secara ilegal tanpa izin. Jadi kalau dia tidak ada izin, kontribusi secara ekonomi jelas tidak ada bagi pembangunan daerah bahkan sangat merugikan.

Demikian komentar Rizal Kasli, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia, usai menjadi nara sumber Diskusi Media,." Mencari Solusi Penertiban Tambang Ilegal" yang berlangdung Senin ( 19/8/2019) di Hotel Ambara Jalarta Selatan

Menururt Rizal, dari segi pajak dan peredaran perekonomian tidak ada pemasukan ke daerah karena penambang liar tidak bayar pajak kemudian dasar hukum izin penambangan juga tidak tercatat di data pemerintahan tidak ada sehingga tidak ada kontribusi bagi pembangunan di daerah.

" Sebenarnya regulasi tentang pertambangan sudah banyak khususnya di daerah untuk memberantas illegal mining yang disampaikan oleh pembicara tadi, tapi perlu serius, tegas dan konsisten dalam penegakan hukum bagi siapapun yang terlibat ilegal mining," ungkap Rizal.

Akibat tidak tegas dalam penegakan hukum bagi ilegal mining, tambah Rizal,  maka bukan saja banyak merugikan dari segi ekonomi daerah juga sangat merugukan keselamatan kerja, mereka banyak yang jadi korban. Akibat pengaruh dari bahan-bahan kimia yang digunakan pada sistem penambangan, terjadi  pencemaran lingkungan. 

Misalnya. studi kasus LHK di Bangka yang negatifnya lebih banyak serta biayanya lebih besar yang dikeluarkan pemerintah dibandingkan dengan manfaat yang didapat dari penambangan tersebut.

" Namun berbeda dengan mereka yang melakukan kegiatan ekonomi di areal tambang tetapi tidak menggunakan bahan kimia contoh penambangan belerang di Kawah Ijen, juga seperti di Bogor di sana dulu ada penambang pasir di sungai yang menggunakan ayak  itu tidak ada masalah karena keselamatan dan kesehatan kerja tidak mengganggu lingkungan dan AMDAL," jelasnya.

Jadi kalau memang penambangan itu tidak benar dan tanpa ijin maka bisa ditutup operasi tambangnya,  kemudian jika menyebabkan kerugian besar bisa dipidana.

Sementara itu jika ada pihak penambang liar yang berkontribusi pada penguasa, perlu dilaporkan kepada aparat penegak hukum, sebagaimana yang ditegaskan Budi Santoso (Direktur Center for Indonesia Resources Strategis Studies).

"Kalau ada aparat, baik TNI maupun Polisi atau siapa saja yang terlibat, tolong dilaporkan ke Polri".ujar Budi.

Selain masalah lingkungan dan pertambangan, tambah Budi juga ada masalah yang utama, adalah masalah sosial dan masalah ekonomi, mungkin karena adanya ekspetasi masyarakat dalam memenuhi ekonomi.

Bahkan akibat dari dampak ilegal mining, akan terjadi bencana longsor. Sementara itu Undang Undang No 23 Pemda dengan Undang Undang Minerba, terjadi saling tumpang tindih, saling lempar tanggung jawab

Hadir juga sebagai pembicara perwakilan dari Bareskrim Polri, Kementrian ESDM dan Kemenko Maritim. ( harun ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)