Beranda » Nasional » Memperingati Kebangkitan Nasional KOMMPAS Gelar Worshop Kebangsaan

Kamis, 23 Mei 2019 - 14:17:20 WIB
Memperingati Kebangkitan Nasional KOMMPAS Gelar Worshop Kebangsaan
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasional - Dibaca: 430 kali

Kommpas Gelar Workshop Kebangsaan Tentang People Power dalam Konteks Pancasila

Jakarta, Melayutoday.com,- Di tengah isu people power yang kini banyak disorot, salah satu organ relawan 02, Komunitas Masyarakat Muda Pancasila Sakti ( Kommpas) menggelar Workshop Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Bangsa, 20 Mei 2019.  

Kegiatan yang berlangsung Selasa (21/5/2019) di hotel Grand Menteng Matraman Jakarta Timur tersebut dihadiri beberapa nara sumber yaitu: Ridwan Saidi ( Tokoh Betawi), Hendrajid ( Pengamat Politik) dan Haris Rusli Moti ( aktivis 98) dengan moderator Dolli Yatim.

Workshop kebangsaan dengan judul:" People Power Or No" , Penegakan Hukum dalam Konteks Pancasila antara Yuridis dan Fakta." ini dihadiri sekitar 100 peserta.

KeuaUmum Kommpas , Jhon Rizal dalam sambutannya mengajak kembali ke Jati diri Bangsa Indonesia.

"Demokrasi, liberalisasi, kapitaliame, globalisasi dan neokolonialisasi tumbuh subur di NKRI tanpa dapat dicegah, oleh karenanya solusinya kembali ke jati diri bangsa kita yakni Pancasila dan UUD 1945," jelas John.

Sedangkan terkait people power, Hendrajid, sebagai pengkaji dari Geopolitik Global Future Institute, memaknai people power hak rakyat tidak identik dengan.kerusuhan massa.

" Munculnya people power adalah reaksi atas sebuah aksi karena kecurangan dan ketidak adilan terhadap rakyat," jelas Hendrajid.

Bang Ridwan Saidi, begitu ia akrab disapa, dalam kesempatan tersebut hanya menganjurkan rakyat dan.kita semua banyak berdoa dan mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

" Dalam situasi bangsa seperti saat ini, tiada yang paling penting kita lakukan kecuali senantiasa memohon perlindungan kepada Allah yang maha Kuasa," ungkap senior HMI ini.

Dalam nada protes, aktifis 98, Haris Rusli Moti dalam makalahnya menulis tentang " Wafatnya NegRa Reformasi" ( Kisah penyelewengan konstitusi dan pembajakan kedaulatan rakyat).

" Kebebasan era reformasi itu memang telah dibajak oleh segelintir oligarki jahat dan kartel ekonomi taipan- saudagar yang bersekutu dengan.penjajah ekonomi asing. Kartel BLBI dan.kartel SDA adalah penopang utama rezim reformasi," tandas Haris. (run).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)