Beranda » Nasional » Habib Umar Al Hamid Bersama Tokoh Senior Bikin Mosi Tak Percaya Kepada Pemerintah

Minggu, 05 Mei 2019 - 20:24:53 WIB
Habib Umar Al Hamid Bersama Tokoh Senior Bikin Mosi Tak Percaya Kepada Pemerintah
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasional - Dibaca: 51 kali

Habib Umar Al Hamid Dan Para Tokoh Bikin Petisi Mosi Tidak Percaya Kepada Pemerintah

Jakarta, Melayutoday.com,-Habib Umar Al Hamid bersama tokoh tokoh senior melakukan gerakan perlawanan terhadap Pemerintah dengan Gerakan" We don't Trust" atas kejahatan yang dilakukan oleh  pemerintah RI khususnya dalam penyelenggaraan pemilu 2019.

Gerakan  "We Dont Trust" dinyatakan dalam sebuah jumpa pers  Minggu (5/5/ 2019) Di Roemah Rakyat Kawasan Tebet timur dalam raya 133. Jaksel.
 
Adapun Petisi Nasional yang mereka nyatakan diantaranya, siap mengawal kemenangan Prabowo Sandi hingga pelantikannya sebagai Presiden dan wakil Presiden periode tahun 2019 — 2024.

Terkait kecurangan dan kejahatan pemilu 2019, mereka para tokoh itu menyatakan tidak lagi mempercayai kenetralan aparat kepolisian sebagai penegak hukum.

"Kami menolak hasil real count yang ditetapkan oleh Komisioner KPU selama itu merupakan bagian dari perwujudan keberpihakan KPU kepada petahana yang telah melakukan kejahatan atas kesalahan pemilu," jelasnya.

Para tokoh senior yang hadir dalam  pernyataan petisi itu terdiri dari Habib Umar Al Hamid, Syarwan Hamid, Permadi, Habib Al Attas, Eggi Sudjana dan lain.lain.
 
Mereka menuntut agar  penyelenggara pemilu dalam hal ini seluruh komisioner KPU dan Bawaslu secepatnya dicopot dari jabatannya.

"Pihak penyelenggara terbukti secara meyakinkan segala kesalahannya untuk itu segera diajukan ke pengadilan atas kejahatannya terhadap kedaulatan rakyat," jelasnya.

Bahkan, tambah mereka, Jokowi dan pendukungnya terindikasi  melakukan kecurangan sehingga mengancam kedaulatan rakyat Indonesia. 

"Kami menuntut agar Pilpres 2019 dilakukan perhitungan suara yang sesungguhnya. Jika tidak kami menuntut Jokowi mundur dari jabatannya selaku presiden RI. Jika tuntutan ini diabaikan maka sesuai UUD 1945 pasal 1 ayat 2 kami sebagai rakyat berdaulat akan melakukan tindakan tegas sesuai hak dan kewenangan dan sesuai konstitusi,"pungkasnya. ( run).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)