Beranda » Budaya » Jelajah Karanganyar Jelajah Dunia Hadir di.Jakarta Marketing Week 2019

Kamis, 25 April 2019 - 08:09:04 WIB
Jelajah Karanganyar Jelajah Dunia Hadir di.Jakarta Marketing Week 2019
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Budaya - Dibaca: 238 kali

Jelajah Karanganyar, Jelajah Dunia Hadir di Marketing Week 2019

Jakarta, Melayutoday.com,-Sebagai salah satu Kabupaten di Jawa Tengah, Karanganyar memiliki segudang tempat atau obyek wisata yang terdapat di setiap kecamatan dan banyak menarik perhatian para wisatawan baik itu wisatawan asing ataupun wisatawan dalam negeri.

Sesuai abstraksi di undangan bahwa yang menjadi andalan wisata dari kabupaten Karanganyar adalah pesona keindahan alamnya yang sangat memukau dan hanya dapat dijumpai di kabupaten tersebut. Piramid Suku Maya? Pura di Bali? Stonehenge di Inggris? Tidak usah jauh-jauh karena kita bisa menemukan semua itu di Kabupaten Karanganyar

Pesona wisata dan keindahan alam Karanganyar tersebut rencananya akan ditampilkan di event Jakarta Marketing Week  2019 yang juga dijadwalkan Bupati Karanganyar, akan hadir namun yang bersangkutan tidak hadir.
 

Meskipun tampak sepi, JELAJAH KARANGANYAR, Jelajah Dunia terus berlangsung yang  digelar pada Kamis (25/4/2019) siang di Main Stage Jakarta Marketing Week 2019 , Main Atrium Kota Kasablanka , kawasan Casablanca Raya 
Jakarta.

Tema yang akan ditampilkan saat di marketing week 2019 ini Memperkenalkan Karanganyar Sebagai Destinasi Wisata Baru. Terkait Jelajah Karanganyar ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam suatu kesempatan pernah  mengungkapkan bahwa kearifan lokal masyarakat merupakan sumberdaya pariwisata.  

" Hal itu sangat bermanfaat  guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan pelaku wisata," ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.(run).
 
Foto ilustrasi: Air terjun.parang ijo 

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)