Beranda » Ekonomi » Indonesia Wakaf Summit 2019 Untuk Kesejahteraan Umat

Minggu, 10 Maret 2019 - 17:51:29 WIB
Indonesia Wakaf Summit 2019 Untuk Kesejahteraan Umat
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 235 kali

Indonesia Wakaf Summit (IWS) 2019- Wakaf 4.0: Transformasi Pengelolaan Wakaf Untuk Kesejahteraan 

Jakarta, Melayutoday.com,- Tema Indonesia Wakaf Summit 2019 " Transformasi wakaf produktif di Era Digital Mengoptimalkan Kapital Halal " menggugah kesadaran umat untuk berwakaf. Acara yang kedua kalinya tersebut  berlangsung
Selasa (5/3/ 2019 di hotel Sari Pan Pacific Jakarta.

Hadir  memberi sambutan antara lain: Prof. Dr. M. Nuh, DEA, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), drg. Imam Rulyawan, MARS (Direktur Utama Dompet Dhuafa) Anwar Basori (Direktur Ekonomi Islam dan Departemen Finansial Bank Indonesia), Muhammad Fuad Nasar S.Sos., M. Sc* (Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI), Imam Teguh Saptono (Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia), Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang Dukungan Sektor Keuangan Syariah Untuk Wakaf Produktif, dan Ismail Seragaldin (Mantan Wakil Presiden Bank Dunia).

Tercatat dari BWI ( Badan Wakaf Indonesia) bahwa potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp. 2 Ribu Triliun dengan luas tanahwakaf mencapai 420 ribu hektar. Sedangkan potensi wakaf uang bisa menembus kisaran Rp. 188 Triliun per tahun. Pada tahun 2018, Aset wakaf tanah yang sudah bersertifikat sebanyak 163 bidang tanah, sedangkan yang belum bersertifikat sebanyak 337 bidang. Wakaf masuk dalam instrumen pokok masyarakat terutama sektor kesejahteraan.

Berdasarkan data kemenag jumlah tanah wakaf mencapai 161. 579 hektar. Luas aset wakaf yang tersebar 366.595 lokasi itu sebagai jumlah harta wakaf terbesar di dunia. Mayoritas aset wakaf itu berwujud fasilitas sosial.

Kondisi ini merupakan tantangan bagi umat islam Indonesia untuk mengubah aset wakaf dari tidak produktif menjadi produktif.

Selain sebagai bagian dari ajaran islam yang berdimensi spiritual , wakaf juga perwujudan penting kesejahteraan ekomomi. Dimensi spritual sekaligus sosial. Tantangannya bagaimana mempertahankan dan mengembangkan wakaf agar lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Potensi wakaf yang.begitu besar ini sehingga Dompet Dhuafa menggelar IWS 2019 yang diharapkan dapat menimgkatkan kesadaran masyarakat terhadap wakaf yang mempunyai andil besar dalam menumbuhkan ekonomi halal yang berkesinambungan terhadap sendi sendi kehidupan masyarakat. ( harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)