Beranda » Opini » Kemanusiaan Sebagai Isu Global

Jumat, 30 November 2018 - 21:47:58 WIB
Kemanusiaan Sebagai Isu Global
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Opini - Dibaca: 31 kali

Oleh Mas ud HMN*)

Tugas sejarah dapat di narasikan  sebagai bagian menjalankan edukasi untuk nilai dan kesejahteraan.Ini sering di identikkan dengan tugas kemanusiaan.Arti Kemanusiaan dalam arti peran pribadi dan persamaan.Ini menjadi isu global saat ini.

Mengutip Haidar Nasir Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam satu kesempatan pertemuan ulama dan tokoh pemerintahan pernah  menyatakan pentingnya unsur moral dalam pembangunan.Moral itu sendiri merupakan fungsi nurani dalam nilai kemanusiaan .Hampir tidak mungkin membangun tanpa nilai kemanusiaan,katanya.

Ucapan Haidar Nasir diatas menekankan  Nilai keagamaan.. Konsep dikenal sebagai esensi  insaniyah (kemanusiaan) dan rabbaniyah (iman transedental) dalam persfektif kehidupan   Mengingat tanpa dua unsur itu manusia kehilangan fitrahnya, kesempurnannnya menjadi lenyap.Sementara  manusia menurut Al Quran telah dijadikan sebaik baik bentuk dan kejadian

Seperti firman Allah :

 Laqad khalaqnal insai fii ahsanitakwim ( Kami jadikan manuisa  dengan sebaik bentuk dan rupa.) (Ahttin ayat 1)

Ayat ini menyatakan bahwa manusia itu dalam kedudukan tinggi. Simbol  Kebaikan bentuk dan kejadian  itu adalah karena prinsip kemanusiaannya.Karena (manusia)  memberi mamfaat, keselamatan pada orang lain.Termasuk keselamatan  ligkungan alam sekitarnya

Prinsip itu, seperti dikemukakan Yusuf Qardhawi dalam bukunya Al khasais al ammmah lil Islam hal Insaniyah  menjadi penting sebagai bagian dari nilai iman yang transdental.Intinya insaniyah dan tauhid harus dalam hubungan berkelindan menjadi satu.Tujuannya ,memberi inspirasi dan solusi kemaanusiaan

Cendekiawan Islam asal Mesir itu sendiri menilai bahwa  ajaran kemanusiaan dalam pandangan Islam berlevel amat tinggi. Satu keharusan yang mesti dilaksanakan sungguh sungguh dalam masyrakat.Bahkan sampai dalam pelaksanaan dapat mendahulukan masalah kemanusiaan  atau muamaalat ketimbang masalah syariat atau hukum.Demikian Yusuf Qardhawi

Apa yang dikemukakan Yusuf Qardhawi diatas sejalan dengan ilmuwan yang lain.Hal itu menarik dan menjadikan kemanusiaan sebagai inspirasi dan juga  solusi.Meminjam istilah seorang guru besar pemikiran Islam dari Bandung yaitu Ahmad Tafsir, bahwa  kemanusiaan yang tinggi bila  ada dalam kapasitasnya.Yang pada  pokoknya tidak melanggar  prinsip fitrahnya sebagai manusia.Dalam pandangan  ini sangat relevant dengan kondisi kini,Karena banyak pandangan keduniaan saat ini yang menawarkan ideology yang anti kemanusiaan.

Menurut Ahmad Tafsir, kemanusiaan dimaksud  harus sejalan dengan nilai transdental keimanan.Komunis misalnya sebagai tipe ideology memajukan kesejahteraan yang melupakan keimanan trandental, yakni melupakan keimnaan ke Tuhanan.Termasuk materialisme,kapitalisme  merupakan  pandangan yang keliru.

Pada kesimpulan Ahmad Tafsir,pandangan ini melanggar fitrah manusia.Sebab bagaimanapun manusia adalah mahluk juga berketuhanan,insaniaya dan rabbaniyah.Demikian Ahmad Tafsir.

Pertanyaannya bagaimana pandangan nasyrakat Islam.Sebab ada juga kalangan anak muda  Muslim tertarik ajaran sosialisme yang saudara kandung ajaran komunisme.Esensi yang digaris bawahi adalah soal sisi ajaran   kemanusaannya.

Dalam hal ini faham komunisme tidak sesuai dengan prinsip Muhammadiya.Kecuali atheisnya komunis, juga bertentangan dengan fitrah  manusia.Mengingat punya prinsip tidak hanya  kemanusiaan saja, tapi kemanusiaan yang rabbaniyah,

Ketegasan pandangan Islam dalam ajaran kemanusiaan itu dapat kita lihat dari  paparan Kh Hadjid seorang ulama besar organisasi Muhammadiyah  yang bersumber  tujuh bagian yaitu

Pertama pelajaran dari ulama tentang kemanusian dan kematian

Kedua,  pembelajaran tentang  individualisme

Ketiga, Pembelajaran tentang pikiran, perasan dan perbuatan

Keempat, Pembelajaran tentang  kebenaran

Kelima, tentang keihlasan

Keenam, pembelajaran penyucian diri

Ketujuh,pembelajaran ilmu dan amal

Tujuh prinsip ini sangat fundamental dan sejatinya  lahir dari  pikiran  KH Ahmad Dahlan.Kemudian intinya  diuraikan dengan bagus oleh KH Hadjid murid dari KH Amad Dahlan.KH Hadjid dikenal oleh kalangan Muhammadiyah salah seorang diantara figure  Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan pemikiran yang mencerahkan dan briliyant.Termasuk penjelasan terhadap  pandangan Muhammadiyah tentang kemanusiaan.

Disitu konsep Kemanusiaan berdasar  tujuh prinsip diatas menggambarkan hal penting.Dengan kata lain pandangan kemanusiaan Muhammadiyah termaktuf dalam tiga dimensi.Baik  dalam dimensi keberadaan,dan kelanjutan ektensieel, dan kebenaran.Hal itu kita coba uraikan dalam penjelasan berikut

Pertama,dimensi keberadaan.Ini dapat dikuak dari konsep pertama tentang indidividu dan pemikran dan kematian

Kedua,dimensi kelanjutan ektensial. Ini dapat digali dari butir ilmu dan amal,keihlasan

Ketiga. Dimensi  kebenaran,.Butir ini dapat dicari dari butir pencucian diri dan kebenaran

Hal ini membawa kita kepada dua hal. Yaitu  bahwa kemanusiaan merupakan tujuh prinsip yang dapat disingkat pada tiga inti utama yakni keberadaan.dan  kelanjutan ektensieal, dan kebenaran,. Manusia ada, manusia beramal dan manusia menegakkan kebenaran

Akhirnya. Kemanusiaan merupakan  konsep yang menjadi tugas sejarah untuk dilaksanakan   Kita semua  harus berusaha dalam rangka merncapai  Indonesia berkemajuan .Khususnya Generasi muda  amat perlu menyadari.Perlu ada respon jangan diam,Perlu ada upaya ,.jangan malas. Perlu eksis, jangan mandek berkelanjutan ! Semoga .

Jakarta 30 Novemeber 2018

*) Penulis adalah pengajar Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof Dr amka (UHAMKA) Jakarta


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)