Beranda » Artikel » PERILAKU SONTOLOYO

Senin, 12 November 2018 - 20:28:03 WIB
PERILAKU SONTOLOYO
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Artikel - Dibaca: 69 kali

Oleh DR. Mas ud HMN*)

ADANYA ungkapan sentoloyo yang disampaikan  Presiden Jokowi baru baru ini membawa debatable yang panjang. Sebabnya masyarakat memhami mutu burukut itu  dari elit politik kini.Bagaimana tidak tujuan nya adalah untuk menetang  lawan politik sang Presiden yang selalu menegagatifkan dirinya dalam menjalankan manjemen pemerintahan. Simbol dari komunikasi menentang  para politisi anti pemerintahan adalah kata sentoloya.Peringkat buruk  nilai manusia.
 

Secara terbuka ini harus kita tanggapi.Masalahnya membawa impikasi  yang luas dan serius.Misalnya betulkah politisi sentoloyo itu. Lantas bagaimana  agar  politik negara terjauh dari peri laku sentoloyo.

Lalu bagaiman menghubungkan  discursus membahas   tentang  Nilai Manusia yang  baik.Adakah symbol empiric   menjadi basis masyrakat utama atau diungkapkan sebagai  fadhilatul munawwarah.S ecara empiric terwujud masa Nabi Muhammad Saw di Madinah. 

Ahli sejarah  cukup banyak membincangkan.Misalnya Takrif dari nilai manusia  dari masyrakat Madinah demikian itu  diidentikkan dengan kejujuran tanggung jawab, komunikatif  dan cerdas.Maka ketika kriteria itu tak terpenuhi,manusia  menjadi merosot   niainya.kurang kualitas. Bahkan tidak berharga.Sebaliknya semakin fungsuonal unsur  tradisi dalam kehidupan masyrakat maka masyrakat utama itu  semakin berkualitas

Sementara  keperluan terhadap manusia yang punya nilai tinggi tak ditemukan,kecuali  manusia sentoloyo.Padahal menndesak, mengingat dunia yang sekarang ini tidak dapat diserahkan pada manusia yang minus mutu.Sejatinya persoalan yang dihadapi harus dengan manusia bermutu mampu memberi solusi,Itulah pokok masalahnya

Dalam sejarah Islam terdapat korelasi nilai manusia  dengan masyrakat utama atau konteks zaman dari  social profetik muncul.Karena itu tidak  terlalu salah  bahwa  memhami kata sentoloyo  amat relevant saat ini untuk dibentangkan semula

Masalahnya apa dan bagaimana  pengertian Nilai manusia  (NM) sesungguhnya,Apakah benar  NM adalah  manusia intelek berpengetahuan tinggi belaka. Ataukah kreteria itu sebagian saja dari umat yang baik

Artinya NM itu  merupakan komposisip beberapa  unsu yang ditorehkan sejarah dalam ssjarah  nasyrakat utana  (fadillah Madinnah  Munawarah). Yang secara umum  pada prinsipnya manusia yang baik itu adalah manusia  cerdas, amanah, jujur, komunikatif antar sesama.Hal itu coba uraikan sebagai berikut

Pertama, kejujuran,.Ditangan orang yang jujur masyrakat menjadi aman.Keraguan menjadi terkurangi. Masyrakat menjadi nyaman  (happy) dan aman (safety)

Kedua,tanggung jawab,Mereka  manusia yang bertanggung jawab bisa dipercaya.Memikul kepercayaan dengan benar. Yang  dapat  membawa suasana kepastian dan kepercayaan

Ketiga, komunikasi memghubungan  antar sesama., Faktor ini akan membawa  keterbukaan tranfrancy. Adanya komunikasi  yang  terbuka membawa  kedekatan, untuk terbentuknya  integrasi Tanpa komunikasi masyrakat utama sulit terbenyu

Keempat, unsur  kecerdasan.Ini menjadi penting dalam eksistensi manusia. Unsur ini membawa  pencerahan dan dan kesejahteraan. Ini menjadi factor solusi eksistensi manusia itu sendiri.

Ringkasnya, dengan 4 unsur  tersebut diatas, yakni kejujuran.tanggungjawab,adanya komunikasj dan kecerdasan adalah  inglar dari masyrakat utama. Menjadi penting adanya  empat pilar tersebut bagi tercapainya ,manusia yang berkualitas  manusia yang bernilai

 

Pada penghujung  artikel ini kita ingin mencatat dua hal

Pertama, ,makna kata sentoloyo sebagai bagian dari politisi Negara tentu  tidak boleh terjadi, Tapi  kelompok mana harus dijelaskan.Namun sampai kini masih terselubung alias tidak jelas.Statemen itu tentu kembali pada pengungkap istilah tersebut..Tentu  dialah yang bertanggung jawab menjelaskanya.

Kedua, sebagai inspirasi untuk mencapai megara utama masyarakatnya harus  terbentuk diatas pilar utamanya, Yaitu kejujuran tanggung jawab, komubikasi dan kecerdasan. Masyrakat harus  terbentuk demikian rupa agar negara dapat stabil; dengan rakyatnya yang  nyaman (happiness) dan aman (satety).

Jakarta 11 November 2018

*)Dr Mas ud  HMN adalah Dosen Pascasarjana Universutas Muhammadiyah Prof Dr Hamka ((UHAMKA) Jakarta



BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)